• Jelajahi

    Copyright © WARTA - KOTA DELTA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Create a vertical poster design with a formal, modern, and patriotic Indonesian theme for a “Peaceful Village Head Election”. Use dominant red, white, and light blue colors with traditional Indonesian batik ornaments on the left and right borders. Add decorative elements such as red-and-white ribbons, small stars, confetti, and festive accents while maintaining an official government-style appearance. At the top of the poster, place organization logos and the text: “PAGUYUBAN KEPALA DESA INDONESIA (PKDI) KECAMATAN BALONGBENDO BERSAMA FORKOPIMKA BALONGBENDO, KABUPATEN SIDOARJO” Add a bold large 3D-style headline in the center: “SIAP MENSUKSESKAN PEMILIHAN KEPALA DESA DAMAI (PILKADES DAMAI)” In the middle section, show a realistic group photo of 7 officials and community leaders standing in front of a government building, posing with their right hands on their chest. The group should include village heads, police officers, military personnel, and village officials. Use natural lighting and a formal documentary-style composition. At the bottom, add a ribbon/banner with the text: “UNTUK BALONGBENDO YANG AMAN DAN MAJU” Design style: clean and professional Indonesian government organization poster combination of flat illustration and realistic photography symmetrical layout high quality Instagram-friendly sharp details vertical 4:5 ratio.

    Latest Post

    Aksi Demo Aliansi Anti Mafia Tanah Tuntut Pengembalian Lahan di Sidoarjo

    SJ MEDIA OFFICIAL
    10 Feb 2025, 22.14 WIB Last Updated 2025-02-10T15:14:21Z


     Sidoarjo — Sebanyak 1.100 anggota Aliansi Anti Mafia Tanah Jawa Timur menggelar aksi demonstrasi di lahan seluas 98.468 m² di Tambak Oso, Sidoarjo, Senin (10/2). Massa yang datang dari Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik menuntut pengembalian status kepemilikan lahan kepada Miftahur Roiyan dan Elok Wahibah.


    Mereka kemudian bergerak ke Kantor Kejaksaan Negeri dan Pengadilan Negeri Sidoarjo untuk menyuarakan tuntutan. Kuasa hukum sekaligus koordinator aksi, Andi Fajar Yulianto, menegaskan bahwa sengketa ini telah diputus secara hukum melalui berbagai perkara pidana dan perdata yang berkekuatan hukum tetap (inkracht).

    Menurut Andi, peralihan hak atas tanah tersebut diduga penuh manipulasi, termasuk pemalsuan dokumen dan penyerahan sertifikat tidak asli. "Pemilik tanah hanya menerima Rp 43,7 miliar dari total harga Rp 225 miliar, namun tidak menikmatinya. Tanah mereka tiba-tiba beralih nama menjadi SHGB atas nama PT Kejayan Mas," ungkapnya.


    Massa menyampaikan tiga tuntutan utama kepada Kejaksaan Negeri Sidoarjo:

    1. Menegakkan hukum secara adil.

    2. Melaksanakan putusan pidana yang inkracht dengan mengembalikan tanah kepada pemilik sah.

    3. Mengusut tuntas praktik mafia tanah.

    Andi juga meminta Kajari Sidoarjo segera menyerahkan tiga sertifikat hak milik kepada pihak yang berhak. Ia memperingatkan bahwa jika tuntutan tidak dipenuhi, aksi massa akan digelar dengan jumlah peserta yang jauh lebih besar (jn)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini, baru

    MEMO CYBER TV

    "); ?&max-results=10'>+
    ?orderby=published&alt=json-in-script&callback=labelthumbs\"><\/script>");