• Jelajahi

    Copyright © WARTA - KOTA DELTA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Create a vertical poster design with a formal, modern, and patriotic Indonesian theme for a “Peaceful Village Head Election”. Use dominant red, white, and light blue colors with traditional Indonesian batik ornaments on the left and right borders. Add decorative elements such as red-and-white ribbons, small stars, confetti, and festive accents while maintaining an official government-style appearance. At the top of the poster, place organization logos and the text: “PAGUYUBAN KEPALA DESA INDONESIA (PKDI) KECAMATAN BALONGBENDO BERSAMA FORKOPIMKA BALONGBENDO, KABUPATEN SIDOARJO” Add a bold large 3D-style headline in the center: “SIAP MENSUKSESKAN PEMILIHAN KEPALA DESA DAMAI (PILKADES DAMAI)” In the middle section, show a realistic group photo of 7 officials and community leaders standing in front of a government building, posing with their right hands on their chest. The group should include village heads, police officers, military personnel, and village officials. Use natural lighting and a formal documentary-style composition. At the bottom, add a ribbon/banner with the text: “UNTUK BALONGBENDO YANG AMAN DAN MAJU” Design style: clean and professional Indonesian government organization poster combination of flat illustration and realistic photography symmetrical layout high quality Instagram-friendly sharp details vertical 4:5 ratio.

    Latest Post

    Polsek Krembung Edukasi Pelajar tentang Bahaya Bullying dan Bijak Bermedia Sosial

    SJ MEDIA OFFICIAL
    11 Feb 2025, 12.27 WIB Last Updated 2025-02-11T05:27:56Z


    Sidoarjo  — Maraknya kasus perundungan (bullying) di kalangan pelajar terus menjadi perhatian serius pihak kepolisian. Untuk mencegah dampak negatif yang ditimbulkan, Polsek Krembung melalui Kanit Binmas Aiptu Adin menggelar sosialisasi edukasi di MI Mambaul Ma'arif, Krembung, Selasa (11/2/2025).


    Dalam kesempatan tersebut, Aiptu Adin menjelaskan bahwa perundungan sering kali berawal dari ejekan ringan antarteman. Namun, jika dibiarkan, aksi ini dapat berlanjut ke lingkungan yang lebih luas, termasuk media sosial.


    "Ketika ejekan berlanjut di media sosial, dampaknya lebih parah karena tersebar luas. Korban bisa merasa malu dan bahkan mengalami tekanan mental," ujar Aiptu Adin.


    Lebih lanjut, ia menekankan bahwa bullying tidak hanya merusak hubungan pertemanan tetapi juga berpotensi menimbulkan konflik fisik yang bisa berujung pada pelanggaran hukum.


    "Perundungan, terutama yang berlanjut di media sosial dan menyebabkan perkelahian, dapat memiliki konsekuensi hukum. Oleh karena itu, mari bersama-sama hentikan bullying sejak dini," tegasnya.


    Selain itu, Aiptu Adin mengajak siswa untuk tidak takut melaporkan tindakan bullying kepada guru atau pihak berwenang. Langkah cepat dapat mencegah konflik berkembang lebih jauh.


    "Dengan melapor, masalah bisa segera diselesaikan tanpa perlu terjadi hal-hal yang merugikan," tambahnya.


    Sosialisasi ini disambut antusias oleh siswa-siswi MI Mambaul Ma'arif. Kegiatan ini diharapkan dapat membangun kesadaran para pelajar untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman, bebas dari perundungan.


    Komentar

    Tampilkan

    Terkini, baru

    MEMO CYBER TV

    "); ?&max-results=10'>+
    ?orderby=published&alt=json-in-script&callback=labelthumbs\"><\/script>");