Sedikitnya 18 rumah warga dilaporkan rusak, puluhan pohon tumbang, serta sejumlah tiang listrik patah hingga menutup akses jalan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.
Kerusakan paling berat terjadi di Desa Kedung Sugo, dengan sembilan rumah mengalami kerusakan signifikan pada bagian atap maupun dinding. Warga sempat panik saat angin kencang datang tiba-tiba dan merobohkan sejumlah pohon besar di dekat pemukiman.
Mendapat laporan kejadian tersebut, Kapolsek Prambon Polresta Sidoarjo AKP Sugiono langsung turun ke lokasi bersama BPBD Sidoarjo, anggota Koramil Prambon, Satpol PP, serta Linmas. Tim gabungan segera melakukan evakuasi, pembersihan material, dan memastikan tidak ada warga yang terjebak ataupun terluka.
“Kami bersama tim gabungan bergerak cepat melakukan evakuasi dan pembersihan material serta memastikan keselamatan warga. Itu menjadi prioritas utama kami,” ujar AKP Sugiono saat meninjau lokasi terdampak.
Ia menegaskan bahwa koordinasi lintas instansi terus dilakukan untuk mempercepat perbaikan fasilitas umum serta pemulihan di desa-desa yang terkena dampak.
Kapolsek juga mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem susulan. “Segera laporkan jika ada kondisi membahayakan, seperti pohon rawan tumbang atau bangunan yang mulai retak akibat angin,” tambahnya.
Hingga sore hari, petugas gabungan masih melakukan pembersihan dan pendataan kerusakan di seluruh titik terdampak. Pemerintah desa bersama BPBD juga tengah menyiapkan bantuan darurat bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan cukup berat. Jh


