• Jelajahi

    Copyright © WARTA - KOTA DELTA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Create a vertical poster design with a formal, modern, and patriotic Indonesian theme for a “Peaceful Village Head Election”. Use dominant red, white, and light blue colors with traditional Indonesian batik ornaments on the left and right borders. Add decorative elements such as red-and-white ribbons, small stars, confetti, and festive accents while maintaining an official government-style appearance. At the top of the poster, place organization logos and the text: “PAGUYUBAN KEPALA DESA INDONESIA (PKDI) KECAMATAN BALONGBENDO BERSAMA FORKOPIMKA BALONGBENDO, KABUPATEN SIDOARJO” Add a bold large 3D-style headline in the center: “SIAP MENSUKSESKAN PEMILIHAN KEPALA DESA DAMAI (PILKADES DAMAI)” In the middle section, show a realistic group photo of 7 officials and community leaders standing in front of a government building, posing with their right hands on their chest. The group should include village heads, police officers, military personnel, and village officials. Use natural lighting and a formal documentary-style composition. At the bottom, add a ribbon/banner with the text: “UNTUK BALONGBENDO YANG AMAN DAN MAJU” Design style: clean and professional Indonesian government organization poster combination of flat illustration and realistic photography symmetrical layout high quality Instagram-friendly sharp details vertical 4:5 ratio.

    Latest Post

    Resmikan SPPG Desa Prasung, Wabup Sidoarjo Tekankan Standar Kebersihan dan Dampak Ekonomi Lokal

    SJ MEDIA OFFICIAL
    16 Apr 2026, 14.19 WIB Last Updated 2026-04-16T07:19:40Z


    SIDOARJO – Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Prasung, Kecamatan Buduran, Kamis (16/4/2026). Kehadiran fasilitas ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menyediakan layanan gizi terintegrasi sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat setempat.


    Dalam kesempatan tersebut, Mimik yang akrab disapa Mak Mimik menegaskan bahwa aspek kebersihan dan kepatuhan terhadap standar operasional prosedur (SOP) menjadi prioritas utama dalam operasional SPPG. Ia meminta seluruh petugas disiplin menggunakan perlengkapan seperti masker dan sarung tangan, serta menjaga higienitas selama proses produksi makanan.


    “Ini menyangkut kesehatan anak-anak. Kebersihan harus dijaga dan seluruh petugas wajib mengikuti standar yang ada. Masyarakat juga kami harapkan ikut mengawasi agar pelayanan berjalan dengan baik,” ujar Mimik.

    Selain fokus pada layanan gizi, ia menilai keberadaan SPPG juga memiliki potensi besar dalam menggerakkan ekonomi lokal. Menurutnya, kolaborasi dengan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta koperasi desa menjadi kunci agar manfaat program dapat dirasakan secara luas.


    Ia menyebut dapur SPPG tidak hanya berfungsi sebagai pusat layanan makanan bergizi, tetapi juga mampu membuka lapangan kerja bagi warga sekitar. Kebutuhan bahan pangan seperti ikan, tempe, dan tahu pun diupayakan berasal dari produksi desa setempat.


    Berdasarkan hasil pengecekan, fasilitas SPPG Desa Prasung dinyatakan telah memenuhi standar operasional, mulai dari ruang penyimpanan dingin hingga instalasi pengolahan air limbah (IPAL). Dengan demikian, layanan tersebut dinilai siap beroperasi secara optimal tanpa kendala berarti.


    SPPG Desa Prasung direncanakan melayani sekitar 3.000 penerima manfaat yang terdiri dari siswa delapan sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, serta balita. Distribusi makanan akan menjangkau wilayah hingga radius enam kilometer dari dapur layanan.


    Kepala SPPG Desa Prasung, Andri Febriansyah, mengatakan operasional dapur melibatkan sekitar 50 tenaga kerja yang terdiri dari staf dan relawan. Proses produksi dilakukan secara bertahap, dimulai dari persiapan bahan pada sore hari hingga distribusi makanan pada pagi hari.


    “Persiapan dimulai pukul 17.00 WIB, pengolahan makanan sekitar pukul 00.00, pemorsian pukul 02.00 dini hari, dan distribusi dimulai pukul 07.00 pagi,” jelasnya.


    Ia menambahkan, pasokan bahan baku diperoleh melalui kerja sama dengan Koperasi Desa Merah Putih yang turut melibatkan pelaku UMKM setempat.


    Mimik berharap keberadaan SPPG Desa Prasung dapat memberikan manfaat berkelanjutan, khususnya dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat, terutama anak-anak dan kelompok rentan.


    “Harapannya, program ini tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan dukungan semua pihak, kami optimistis SPPG dapat berjalan konsisten dan berkelanjutan,” pungkasnya. Jun

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini, baru

    MEMO CYBER TV

    "); ?&max-results=10'>+
    ?orderby=published&alt=json-in-script&callback=labelthumbs\"><\/script>");