• Jelajahi

    Copyright © WARTA - KOTA DELTA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Create a vertical poster design with a formal, modern, and patriotic Indonesian theme for a “Peaceful Village Head Election”. Use dominant red, white, and light blue colors with traditional Indonesian batik ornaments on the left and right borders. Add decorative elements such as red-and-white ribbons, small stars, confetti, and festive accents while maintaining an official government-style appearance. At the top of the poster, place organization logos and the text: “PAGUYUBAN KEPALA DESA INDONESIA (PKDI) KECAMATAN BALONGBENDO BERSAMA FORKOPIMKA BALONGBENDO, KABUPATEN SIDOARJO” Add a bold large 3D-style headline in the center: “SIAP MENSUKSESKAN PEMILIHAN KEPALA DESA DAMAI (PILKADES DAMAI)” In the middle section, show a realistic group photo of 7 officials and community leaders standing in front of a government building, posing with their right hands on their chest. The group should include village heads, police officers, military personnel, and village officials. Use natural lighting and a formal documentary-style composition. At the bottom, add a ribbon/banner with the text: “UNTUK BALONGBENDO YANG AMAN DAN MAJU” Design style: clean and professional Indonesian government organization poster combination of flat illustration and realistic photography symmetrical layout high quality Instagram-friendly sharp details vertical 4:5 ratio.

    Latest Post

    Satreskrim Polresta Sidoarjo Berhasih Amankan R (42) Yang Cabuli Bocah Di Bawah Umur

    SJ MEDIA OFFICIAL
    7 Des 2022, 21.50 WIB Last Updated 2022-12-07T14:50:16Z


     Sidoarjo (Wartakotadelta Online)

    Satreskrim Polresta Sidoarjo Berhasih bekuk seorang pemulung berinisial  R (42) yang tega mencabuli anak dibawah umur


    Aksi bejat tersangka berhasil terbongkar  dan dilaporkan ke polisi usai korban yang masih berumur 7 tahun itu mengaku kesakitan dibagian alat kelaminnya kepada ibu kandungnya.


    Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro mengatakan saat melancarkan aksinya, korban selalu diiming-imingi uang Rp. 2 ribu hingg Rp. 10 ribu agar mau diajak pelaku.


    "Setelah mengiming-imingi korban, pelaku mengajak korban untuk main bapak-bapakan ibuk-ibukan lalu di cium kemaluannya," ujar Kusumo.  Saat rilis Rabu (7/12/2022).

    Tidak hanya itu, Kusumo menjelaskan jika perbuatan bejat pelaku ini dilakukan sudah sejak tahun 2021 lalu.


    "Hasil visum juga menyebutkan, ada robek di selaput darah korban. Hingga hari ini korban Masih kami lakukan pendampingan," imbuhnya.


    Kepada kepolisian, pelaku juga mengaku gelap mata karena tidak bisa menyalurkan hasrat seksualnya kepada istri lantaran istrinya sakit selama 6 bulan.


    "Motifnya karena istrinya ini sakit keras sudah 6 bulan, sehingga pelaku ini nekat melakukan hal itu pada korban," ujarnya.


    Kusumo  menamabahkan bahwa akibat tindakan bejatnya, pelaku diancam dengan hukuman maksimal 15 tahun penjara karena terbukti sudah melanggar pasal 82 ayat 1 jouncto pasal 76E UU 76/2016.(jh)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini, baru

    MEMO CYBER TV

    "); ?&max-results=10'>+
    ?orderby=published&alt=json-in-script&callback=labelthumbs\"><\/script>");