• Jelajahi

    Copyright © WARTA - KOTA DELTA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Create a vertical poster design with a formal, modern, and patriotic Indonesian theme for a “Peaceful Village Head Election”. Use dominant red, white, and light blue colors with traditional Indonesian batik ornaments on the left and right borders. Add decorative elements such as red-and-white ribbons, small stars, confetti, and festive accents while maintaining an official government-style appearance. At the top of the poster, place organization logos and the text: “PAGUYUBAN KEPALA DESA INDONESIA (PKDI) KECAMATAN BALONGBENDO BERSAMA FORKOPIMKA BALONGBENDO, KABUPATEN SIDOARJO” Add a bold large 3D-style headline in the center: “SIAP MENSUKSESKAN PEMILIHAN KEPALA DESA DAMAI (PILKADES DAMAI)” In the middle section, show a realistic group photo of 7 officials and community leaders standing in front of a government building, posing with their right hands on their chest. The group should include village heads, police officers, military personnel, and village officials. Use natural lighting and a formal documentary-style composition. At the bottom, add a ribbon/banner with the text: “UNTUK BALONGBENDO YANG AMAN DAN MAJU” Design style: clean and professional Indonesian government organization poster combination of flat illustration and realistic photography symmetrical layout high quality Instagram-friendly sharp details vertical 4:5 ratio.

    Latest Post

    Lima Pendekar Silat Di amakan Polresta Sidoarjo

    SJ MEDIA OFFICIAL
    7 Des 2022, 21.32 WIB Last Updated 2022-12-07T14:32:08Z


     Sidoarjo (Wartakotadelta Online)

    Kasus penyerangan warga di Sidoarjo oleh gerombolan pemuda yang awalnya diduga gangster pada (27/11) akhirnya terkuak, pelaku ternyata pendekar silat.


    Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro saat rilis rabu (7/12/22)  menegaskan bahwa pelaku yang berhasil diamankan oleh polisi terkait penyerangan warga Lemah Putro, Sidoarjo tersebut adalah pendekar dari perguruan silat.


    Kusumo memaparkan bahwa gerombolan pesilat tersebut awalnya janjian dengan salah satu perguruan lain untuk diajak tawuran di area Mall Pelayanan Publik (MPP) Lingkar Timur, namun tawuran tidak terjadi karena perguruan lain tidak datang.


    "Nah dari situ mereka melakukan konvoi mengitari Sidoarjo. Pas sampai daerah Jalan Diponegoro tepatnya area Lemah Putro para pelaku dengan senjata tajam lengkap menyerang korban yang notabennya mereka tidak kenal dan korban bukan anggota perguruan silat," ujar Kusumo. 


    Lebih lanjut, Kusumo mengatakan pihaknya saat ini telah mengamankan 5 orang, dua diantaranya masih dibawah umur.


    "Kelimanya adalah AR, PE, FM, BI, dan FA yang juga masih dalam satu perguruan yang sama. Untuk pelaku yang lain masih kita lakukan pengejaran atau DPO," imbuhnya.


    Dari tangan mereka, pihak kepolisian mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya adalah batu, palu, besi, dan beberapa senjata tajam lainnya.


    "Saat menjalankan aksinya, mereka ini tidak menggunakan atribut silat. Namun mereka sudah mempersiapkan sajam dan lainsebagainya untuk melakukan penyerangan," katanya.


    Kelima terssangka yang berhasil diamankan polisi itu, dijerat dengan pasal 170 ayat 1 KHUP dengan ancaman pidana maksimal 5 tahun penjara.(jh)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini, baru

    MEMO CYBER TV

    "); ?&max-results=10'>+
    ?orderby=published&alt=json-in-script&callback=labelthumbs\"><\/script>");