• Jelajahi

    Copyright © WARTA - KOTA DELTA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Create a vertical poster design with a formal, modern, and patriotic Indonesian theme for a “Peaceful Village Head Election”. Use dominant red, white, and light blue colors with traditional Indonesian batik ornaments on the left and right borders. Add decorative elements such as red-and-white ribbons, small stars, confetti, and festive accents while maintaining an official government-style appearance. At the top of the poster, place organization logos and the text: “PAGUYUBAN KEPALA DESA INDONESIA (PKDI) KECAMATAN BALONGBENDO BERSAMA FORKOPIMKA BALONGBENDO, KABUPATEN SIDOARJO” Add a bold large 3D-style headline in the center: “SIAP MENSUKSESKAN PEMILIHAN KEPALA DESA DAMAI (PILKADES DAMAI)” In the middle section, show a realistic group photo of 7 officials and community leaders standing in front of a government building, posing with their right hands on their chest. The group should include village heads, police officers, military personnel, and village officials. Use natural lighting and a formal documentary-style composition. At the bottom, add a ribbon/banner with the text: “UNTUK BALONGBENDO YANG AMAN DAN MAJU” Design style: clean and professional Indonesian government organization poster combination of flat illustration and realistic photography symmetrical layout high quality Instagram-friendly sharp details vertical 4:5 ratio.

    Latest Post

    Geger! 4 Pelajar SMK di Sidoarjo Kepergok Mesum dan Pesta Miras di Gedung Mangkrak

    REDAKSI
    11 Sep 2024, 13.09 WIB Last Updated 2024-09-11T06:09:44Z
    Lokasi pelajar SMK mesum


    Sidoarjo - Empat pelajar dari salah satu SMK di Sidoarjo kembali mencuri perhatian warga setelah kepergok melakukan kegiatan Mesum bersama di sebuah gedung mangkrak, Wisma Atlet, yang terletak di kawasan Desa Sidokumpul, Sidoarjo, Jawa Timur. Tak hanya mesum, sebelum itu mereka diduga menggelar pesta minuman keras.

    Aksi para pelajar ini terekam oleh seorang warga yang tidak sengaja melintas di kawasan gedung yang sudah lama terbengkalai tersebut. Dalam video yang beredar, terlihat dua pelajar pria dan dua pelajar wanita sedang melakukan mesum di tengah kondisi bangunan yang tak terawat. 

    Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut segera melapor kepada pengurus RT setempat, mengingat lokasi gedung mangkrak tersebut sering kali digunakan untuk aktivitas yang tidak semestinya oleh anak-anak muda.

    Ketua RT setempat, Fajar Susanto menceritakan, sebelum mesum bersama, keempat pelajar ini diduga mengadakan pesta minuman keras (miras). Meski tidak ada aktivitas yang tergolong melanggar hukum secara serius, tindakan ini tetap dinilai tidak pantas, mengingat tempat yang digunakan adalah bangunan publik yang kini mangkrak dan berpotensi membahayakan.

    "Ini bukan yang pertama kali, beberapa bulan lalu juga ada tapi kami kelolosan," kata Fajar, Selasa (10/9/2024).

    Fajar mengatakan, para pelajar yang terpergok mesum dan pesta miras itu akhirnya diamankan oleh warga untuk diinterogasi lebih lanjut. Dalam interogasi, para pelajar mengakui bahwa mereka datang ke lokasi tersebut hanya untuk mencari tempat yang sepi untuk makan bersama.

    Namun, aksi mereka tetap dinilai melanggar etika publik, terutama dengan adanya laporan warga mengenai pesta minuman ringan yang berlangsung sebelumnya.

    "Anak-anak ini sebelum masuk ke sini membawa miras tanpa sepengetahuan warga saya penjaga warung," terang Fajar.

    Setelah kedua orang tua para pelajar dipanggil, pihak RT memutuskan untuk tidak melanjutkan kasus ini ke ranah hukum. Namun, sebagai langkah preventif, para pelajar tersebut diminta menandatangani surat perjanjian agar tidak mengulangi perbuatan serupa di masa mendatang. Selain itu, denda administratif juga dikenakan sebagai bentuk sanksi sosial atas tindakan mereka.

    Fajar Susanto, berharap kejadian ini bisa menjadi pelajaran bagi para pelajar untuk lebih berhati-hati dalam memilih tempat berkumpul dan melakukan aktivitas. 

    “Kami berharap para orang tua bisa lebih mengawasi anak-anak mereka. Lokasi seperti gedung mangkrak bukan tempat yang aman, dan kejadian ini bisa saja membahayakan mereka. Semoga ini menjadi pelajaran,” ujar Fajar.
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini, baru

    MEMO CYBER TV

    "); ?&max-results=10'>+
    ?orderby=published&alt=json-in-script&callback=labelthumbs\"><\/script>");