• Jelajahi

    Copyright © WARTA - KOTA DELTA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Create a vertical poster design with a formal, modern, and patriotic Indonesian theme for a “Peaceful Village Head Election”. Use dominant red, white, and light blue colors with traditional Indonesian batik ornaments on the left and right borders. Add decorative elements such as red-and-white ribbons, small stars, confetti, and festive accents while maintaining an official government-style appearance. At the top of the poster, place organization logos and the text: “PAGUYUBAN KEPALA DESA INDONESIA (PKDI) KECAMATAN BALONGBENDO BERSAMA FORKOPIMKA BALONGBENDO, KABUPATEN SIDOARJO” Add a bold large 3D-style headline in the center: “SIAP MENSUKSESKAN PEMILIHAN KEPALA DESA DAMAI (PILKADES DAMAI)” In the middle section, show a realistic group photo of 7 officials and community leaders standing in front of a government building, posing with their right hands on their chest. The group should include village heads, police officers, military personnel, and village officials. Use natural lighting and a formal documentary-style composition. At the bottom, add a ribbon/banner with the text: “UNTUK BALONGBENDO YANG AMAN DAN MAJU” Design style: clean and professional Indonesian government organization poster combination of flat illustration and realistic photography symmetrical layout high quality Instagram-friendly sharp details vertical 4:5 ratio.

    Latest Post

    Ruwatan Desa Gagang Kepuhsari Berlangsung Meriah dengan Wayang Kulit Semalam Suntuk

    REDAKSI
    19 Feb 2025, 11.20 WIB Last Updated 2025-02-19T04:25:51Z
    Pj Kepala Desa Gagang Kepuhsari, Arie Yusuf Mohammad, menyerahkan gunungan wayang kulit kepada dalang.

    SIDOARJO – Tradisi ruwatan desa di Desa Gagang Kepuhsari, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo, sukses digelar pada Minggu (16/2/2025). Acara ini dimeriahkan dengan pagelaran wayang kulit semalam suntuk di Pendopo Balai Desa, yang disaksikan antusias oleh masyarakat setempat.


    Pj Kepala Desa Gagang Kepuhsari, Arie Yusuf Mohammad, menyampaikan bahwa ruwatan desa merupakan bagian dari upaya melestarikan budaya dan menjaga tradisi leluhur.


    "Ruwatan desa ini merupakan tradisi tahunan yang selalu kita laksanakan bersama-sama. Selain sebagai wujud syukur, ini juga menjadi cara kita menjaga kebersamaan dan warisan budaya leluhur," ujarnya.


    Kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk rasa syukur masyarakat, tetapi juga sebagai ajang mempererat persatuan dan memperkenalkan budaya lokal kepada generasi muda.


    "Meski sekarang jamannya era digital, namun tradisi budaya tetap kita lestarikan dan kita jaga bersama," kata Arie.


    Dengan suksesnya acara ini, masyarakat berharap tradisi ruwatan desa dapat terus dilestarikan di tengah arus modernisasi yang semakin berkembang.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini, baru

    MEMO CYBER TV

    "); ?&max-results=10'>+
    ?orderby=published&alt=json-in-script&callback=labelthumbs\"><\/script>");