• Jelajahi

    Copyright © WARTA - KOTA DELTA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Create a vertical poster design with a formal, modern, and patriotic Indonesian theme for a “Peaceful Village Head Election”. Use dominant red, white, and light blue colors with traditional Indonesian batik ornaments on the left and right borders. Add decorative elements such as red-and-white ribbons, small stars, confetti, and festive accents while maintaining an official government-style appearance. At the top of the poster, place organization logos and the text: “PAGUYUBAN KEPALA DESA INDONESIA (PKDI) KECAMATAN BALONGBENDO BERSAMA FORKOPIMKA BALONGBENDO, KABUPATEN SIDOARJO” Add a bold large 3D-style headline in the center: “SIAP MENSUKSESKAN PEMILIHAN KEPALA DESA DAMAI (PILKADES DAMAI)” In the middle section, show a realistic group photo of 7 officials and community leaders standing in front of a government building, posing with their right hands on their chest. The group should include village heads, police officers, military personnel, and village officials. Use natural lighting and a formal documentary-style composition. At the bottom, add a ribbon/banner with the text: “UNTUK BALONGBENDO YANG AMAN DAN MAJU” Design style: clean and professional Indonesian government organization poster combination of flat illustration and realistic photography symmetrical layout high quality Instagram-friendly sharp details vertical 4:5 ratio.

    Latest Post

    Hearing Pedagang Pasar Surungan, Pemdes Pertegas Tata Tertib dan Kewenangan Pengelolaan Pasar

    SJ MEDIA OFFICIAL
    24 Apr 2025, 11.47 WIB Last Updated 2025-04-24T04:48:10Z


    SIDOARJO – Polemik terkait pengelolaan Pasar Surungan di Desa Penambangan, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo, akhirnya menemukan titik terang melalui forum hearing yang digelar Rabu (23/4/2025) di Balai Desa Penambangan. Hearing mempertemukan pedagang pasar dengan BUMDes Penambangan, DPRD Sidoarjo Komisi B, serta dinas terkait.


    Dalam pertemuan tersebut, Pemerintah Desa Penambangan menegaskan pentingnya pemahaman bersama terkait tata tertib pemanfaatan aset desa berupa pasar dan batas kewenangan antara pedagang serta pengelola pasar.


    > “Pertemuan ini mempertegas terkait batas kewenangan dan tata tertib aset desa yang harus dijalankan oleh pedagang maupun pengelola,” ujar Kepala Desa Penambangan, Helmi Firmansya.




    Helmi menjelaskan, salah satu isu utama yang mencuat adalah terkait besaran retribusi pasar. Awalnya ditetapkan Rp10.000 per hari, namun kini disepakati menjadi Rp6.000. Penetapan ini diatur dalam peraturan kepala desa guna memberikan kepastian hukum bagi semua pihak.


    Tak hanya itu, Helmi juga menyoroti keberadaan pedagang liar yang berjualan di luar sistem resmi pasar. Ia mengimbau para pedagang untuk membentuk paguyuban sebagai wadah komunikasi sekaligus pengendalian.


     “Untuk mengantisipasi itu, silakan dibentuk paguyuban agar bisa mengendalikan pedagang liar,” tegasnya.




    Anggota Komisi B DPRD Sidoarjo, Kusumo Adi Nugroho, menyambut baik hasil hearing yang menurutnya telah menciptakan suasana kondusif.


     “Hari ini kita lihat sudah berjalan dengan baik. Apa yang menjadi unek-unek masyarakat sudah ditampung pemerintah desa, dan apa yang menjadi keinginan desa juga tersampaikan ke masyarakat,” ujarnya.




    Kusumo juga menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal proses perkembangan dan penataan pasar agar berjalan secara bertahap dan berkesinambungan.



    “Apa yang menjadi PR bersama dalam perkembangan pasar ini akan kita kawal agar berjalan optimal,” pungkasnya.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini, baru

    MEMO CYBER TV

    "); ?&max-results=10'>+
    ?orderby=published&alt=json-in-script&callback=labelthumbs\"><\/script>");