• Jelajahi

    Copyright © WARTA - KOTA DELTA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Create a vertical poster design with a formal, modern, and patriotic Indonesian theme for a “Peaceful Village Head Election”. Use dominant red, white, and light blue colors with traditional Indonesian batik ornaments on the left and right borders. Add decorative elements such as red-and-white ribbons, small stars, confetti, and festive accents while maintaining an official government-style appearance. At the top of the poster, place organization logos and the text: “PAGUYUBAN KEPALA DESA INDONESIA (PKDI) KECAMATAN BALONGBENDO BERSAMA FORKOPIMKA BALONGBENDO, KABUPATEN SIDOARJO” Add a bold large 3D-style headline in the center: “SIAP MENSUKSESKAN PEMILIHAN KEPALA DESA DAMAI (PILKADES DAMAI)” In the middle section, show a realistic group photo of 7 officials and community leaders standing in front of a government building, posing with their right hands on their chest. The group should include village heads, police officers, military personnel, and village officials. Use natural lighting and a formal documentary-style composition. At the bottom, add a ribbon/banner with the text: “UNTUK BALONGBENDO YANG AMAN DAN MAJU” Design style: clean and professional Indonesian government organization poster combination of flat illustration and realistic photography symmetrical layout high quality Instagram-friendly sharp details vertical 4:5 ratio.

    Latest Post

    Bupati Sidoarjo Segera Renovasi Dua Rumah Tidak Layak Huni di Kecamatan Tarik

    SJ MEDIA OFFICIAL
    1 Sep 2025, 07.51 WIB Last Updated 2025-09-01T00:51:33Z


    Sidoarjo – Kepedulian terhadap warga kurang mampu kembali ditunjukkan Bupati Sidoarjo, H. Subandi. Minggu (31/8), ia meninjau langsung kondisi dua rumah tidak layak huni (RTLH) milik Nur Hayati, warga Dusun Tempuran, Desa Tarik, serta Toyah, warga Dusun Kedung Kunter, Desa Kedungbocok, Kecamatan Tarik.


    Kedatangan orang nomor satu di Sidoarjo itu sekaligus memastikan segera dilakukan renovasi terhadap rumah-rumah yang kondisinya memprihatinkan tersebut. Subandi menegaskan pemerintah daerah berkomitmen agar seluruh warga Sidoarjo dapat tinggal di rumah yang layak, aman, dan nyaman.


    “Kalau kerusakannya bisa ditangani dengan anggaran Rp 20–25 juta, maka akan ditangani Baznas Sidoarjo. Namun bila lebih dari itu, Pemkab Sidoarjo siap membantu dengan anggaran Rp 30 juta,” ujar Bupati Subandi.


    Ia menambahkan, program perbaikan RTLH akan terus digencarkan dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah desa hingga camat. Kolaborasi dan pengawasan dari seluruh stakeholder disebut penting agar program berjalan maksimal.


    “Pemerintah harus hadir, jangan sampai ada warga yang tinggal di rumah tidak layak hanya karena luput dari perhatian,” tegasnya.


    Sementara itu, Nur Hayati mengaku sangat bersyukur rumahnya akan diperbaiki setelah bertahun-tahun dibiarkan rusak. Atap rumah yang kerap bocor dan kayu penyangga yang patah membuat dirinya selalu waswas. Kondisi ekonomi keluarga yang serba terbatas, apalagi sejak ditinggal suaminya sembilan tahun lalu, membuat ia tidak pernah mampu memperbaikinya.


    “Seneng sekali, sudah lama rusak. Apalagi sekarang saya juga sakit, jadi sudah tidak bisa apa-apa,” ucap Nur Hayati haru.


    Diketahui, Pemkab Sidoarjo menargetkan perbaikan rumah tidak layak huni akan terus dipercepat agar masyarakat dapat merasakan manfaat nyata dari program tersebut. Jun


    Komentar

    Tampilkan

    Terkini, baru

    MEMO CYBER TV

    "); ?&max-results=10'>+
    ?orderby=published&alt=json-in-script&callback=labelthumbs\"><\/script>");