• Jelajahi

    Copyright © WARTA - KOTA DELTA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    DON'T MISS
    Loading...

    Latest Post

    Atap Kelas SDN 1 Sidokepung Ambrol, Bupati Sidoarjo Siapkan Perbaikan Cepat dan Rencana Gedung Baru

    SJ MEDIA OFFICIAL
    18 Apr 2026, 15.20 WIB Last Updated 2026-04-18T08:20:56Z


    Sidoarjo - Atap ruang kelas di SDN 1 Sidokepung, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, ambrol akibat hujan deras yang terjadi beberapa waktu lalu. Peristiwa ini langsung mendapat perhatian Bupati Sidoarjo, H. Subandi, yang turun meninjau lokasi pada Sabtu (18/4/2026).


    Dalam peninjauan tersebut, Subandi memastikan Pemkab Sidoarjo akan segera mengambil langkah cepat untuk penanganan darurat sekaligus menyiapkan solusi jangka panjang. Ia menilai kondisi ruang belajar di sekolah tersebut sudah tidak layak, baik dari sisi bangunan maupun fasilitas.


    “Dari hasil peninjauan, memang kondisinya sudah tidak memadai. Atapnya rusak berat,” kata Subandi di lokasi.


    Untuk penanganan cepat, Pemkab berencana menggunakan dana Belanja Tak Terduga (BTT) guna memperbaiki atap dan plafon agar kegiatan belajar mengajar (KBM) bisa kembali berjalan normal.


    Namun, untuk jangka panjang, Subandi mendorong pembangunan gedung baru dengan konsep dua lantai. Ia menargetkan perencanaan dimulai akhir 2026 agar pembangunan bisa direalisasikan pada 2027.


    “Kalau solusi cepat kita pakai BTT. Tapi ke depan perlu gedung dua lantai supaya lebih representatif,” tegasnya.


    Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Sidoarjo, Tirto Adi, mengakui keterbatasan ruang kelas di sekolah tersebut menjadi perhatian serius. Meski belum ada alokasi khusus dalam anggaran 2026 karena efisiensi, pihaknya memastikan tetap menyiapkan solusi sesuai arahan bupati.


    Saat ini, Pemkab Sidoarjo tengah menggarap puluhan titik perbaikan infrastruktur pendidikan dengan total anggaran sekitar Rp 47 miliar.


    Di sisi lain, Kepala SDN 1 Sidokepung, Sri Wahyuni, menjelaskan peristiwa ambrolnya atap terjadi pada Selasa pagi saat hujan deras, tepat sebelum kegiatan belajar dimulai.


    “Alhamdulillah saat kejadian siswa masih di luar kelas, jadi tidak ada korban,” ujarnya.


    Ia menyebut kondisi rangka atap yang sudah lapuk menjadi penyebab utama ambruknya plafon. Untuk sementara, kegiatan belajar mengajar dipindahkan ke ruang perpustakaan.


    Saat ini, SDN 1 Sidokepung memiliki 340 siswa yang terbagi dalam 13 rombongan belajar. Namun, sekolah hanya memiliki 11 ruang kelas, sehingga kekurangan ruang masih menjadi persoalan.


    Pihak sekolah berharap rencana penambahan ruang kelas baru dengan konsep bangunan bertingkat dapat segera direalisasikan agar proses belajar mengajar berjalan lebih optimal. Jh

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini, baru

    "); ?&max-results=10'>+
    ?orderby=published&alt=json-in-script&callback=labelthumbs\"><\/script>");