• Jelajahi

    Copyright © WARTA - KOTA DELTA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Create a vertical poster design with a formal, modern, and patriotic Indonesian theme for a “Peaceful Village Head Election”. Use dominant red, white, and light blue colors with traditional Indonesian batik ornaments on the left and right borders. Add decorative elements such as red-and-white ribbons, small stars, confetti, and festive accents while maintaining an official government-style appearance. At the top of the poster, place organization logos and the text: “PAGUYUBAN KEPALA DESA INDONESIA (PKDI) KECAMATAN BALONGBENDO BERSAMA FORKOPIMKA BALONGBENDO, KABUPATEN SIDOARJO” Add a bold large 3D-style headline in the center: “SIAP MENSUKSESKAN PEMILIHAN KEPALA DESA DAMAI (PILKADES DAMAI)” In the middle section, show a realistic group photo of 7 officials and community leaders standing in front of a government building, posing with their right hands on their chest. The group should include village heads, police officers, military personnel, and village officials. Use natural lighting and a formal documentary-style composition. At the bottom, add a ribbon/banner with the text: “UNTUK BALONGBENDO YANG AMAN DAN MAJU” Design style: clean and professional Indonesian government organization poster combination of flat illustration and realistic photography symmetrical layout high quality Instagram-friendly sharp details vertical 4:5 ratio.

    Latest Post

    Bupati Sidoarjo Dorong Penguatan Pengawasan Desa Lewat Program Jaga Desa

    SJ MEDIA OFFICIAL
    29 Apr 2026, 20.47 WIB Last Updated 2026-04-29T13:47:57Z


    SIDOARJO — Pemerintah Kabupaten Sidoarjo bersama Kejaksaan Negeri setempat menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Program Jaga Desa (Jaksa Garda Desa) di Pendopo Delta Wibawa, Rabu (29/4/2026).


    Rakor tersebut dihadiri Bupati Sidoarjo, Subandi, Kepala Kejaksaan Negeri Sidoarjo, serta sejumlah pejabat daerah, di antaranya Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, serta perwakilan organisasi perangkat desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD).


    Dalam sambutannya, Subandi menegaskan bahwa Program Jaga Desa merupakan langkah strategis untuk memperkuat pembinaan dan pengawasan terhadap tata kelola pemerintahan desa. Program ini juga menjadi bagian dari upaya menindaklanjuti kebijakan pemerintah pusat dalam menciptakan pemerintahan desa yang transparan dan akuntabel.


    “Program ini nantinya akan melibatkan Kejaksaan sebagai pembina, sehingga jika terdapat persoalan di desa dapat segera dikomunikasikan dan diselesaikan melalui jalur pembinaan,” ujar Subandi.


    Ia juga mendorong adanya sinergi yang lebih kuat antara Paguyuban BPD dan Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS). Menurutnya, kolaborasi tersebut penting untuk memperkuat koordinasi serta menyatukan visi dalam mendukung pembangunan desa.


    Subandi menilai, selama ini masih kerap terjadi konflik antara BPD dan kepala desa yang berujung pada persoalan hukum. Melalui Program Jaga Desa, ia berharap permasalahan tersebut dapat diminimalisasi dengan pendekatan komunikasi dan pendampingan sejak dini.


    “Harapan kita, setiap persoalan tidak langsung masuk ke ranah hukum, tetapi bisa dikomunikasikan terlebih dahulu dengan aparat penegak hukum,” katanya.


    Lebih lanjut, ia meminta seluruh pengurus organisasi desa untuk aktif membangun komunikasi dan koordinasi yang efektif. Hal ini dinilai penting guna menciptakan tata kelola pemerintahan desa yang solid dan berkelanjutan.


    Menurut Subandi, penguatan sinergi antarorganisasi desa juga dapat menjadi wadah pembelajaran dan pertukaran pengetahuan, terutama dalam memahami serta mengimplementasikan regulasi secara tepat.


    “Tujuan utamanya adalah menciptakan pemerintahan desa yang lebih baik, transparan, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” pungkasnya. ( jh )

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini, baru

    MEMO CYBER TV

    "); ?&max-results=10'>+
    ?orderby=published&alt=json-in-script&callback=labelthumbs\"><\/script>");