• Jelajahi

    Copyright © WARTA - KOTA DELTA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    DON'T MISS
    Loading...

    Latest Post

    Bupati Sidoarjo Siapkan Revitalisasi Pasar Tradisional, Dorong Retribusi Digital hingga WiFi Gratis

    SJ MEDIA OFFICIAL
    7 Mei 2026, 15.58 WIB Last Updated 2026-05-07T08:58:06Z


    SIDOARJO – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo mulai memetakan langkah revitalisasi pasar tradisional untuk meningkatkan daya saing di tengah menjamurnya pasar modern dan pesatnya transaksi jual beli online.


    Komitmen itu disampaikan Bupati Subandi saat menggelar audiensi bersama koordinator dan pengelola pasar tradisional di Ruang Transit Pendopo Delta Wibawa, Selasa (7/5/2026).


    Dalam pertemuan tersebut, sejumlah persoalan pasar tradisional menjadi sorotan, mulai dari belum optimalnya capaian retribusi pasar, banyaknya kios kosong, hingga kerusakan sarana dan prasarana pasar.


    Didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Bahrul Amig serta Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Happy Setyaningtyas Astrawati, Subandi menegaskan perlunya sinergi seluruh pihak untuk membenahi kondisi pasar tradisional.


    “Lakukan pemetaan untuk meningkatkan retribusi. Kami juga akan turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi pasar tradisional saat ini,” kata Subandi.


    Menurut dia, kepala pasar harus mampu menghadirkan inovasi agar pasar tradisional tetap menjadi pilihan masyarakat. Salah satu upaya yang didorong ialah penerapan sistem retribusi non-tunai yang akan dikawal Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sidoarjo.


    Selain itu, Pemkab Sidoarjo juga berencana menyiapkan dashboard pendataan pasar tradisional yang memuat jumlah kios maupun lapak pedagang dan dapat diakses seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).


    Subandi bahkan mendorong penyediaan layanan WiFi gratis di area pasar untuk mendukung transaksi digital para pedagang.


    “Kepala pasar harus bisa berinovasi agar kondisi pasar lebih baik sehingga pembeli dan penjual merasa nyaman. Bila perlu disediakan jaringan WiFi gratis agar transaksi jual beli bisa dilakukan secara online,” ujarnya.


    Dalam audiensi tersebut, para pengelola pasar turut memaparkan berbagai persoalan yang mereka hadapi di lapangan.


    Di Pasar Taman, Sukodono, dan Wonoayu, misalnya, telah dialokasikan anggaran sekitar Rp 2,3 miliar untuk pembangunan paving, los basah, serta perbaikan pagar pasar yang rusak. Khusus Pasar Sukodono, paving di area depan pasar juga akan ditinggikan untuk mengurangi genangan banjir saat musim hujan.


    Sementara itu, Pasar Wonoayu dijadwalkan menggelar Gebyar Pasar Wonoayu pada 13-14 Mei mendatang bekerja sama dengan APLI guna meningkatkan kembali aktivitas masyarakat di pasar tradisional.


    Berbeda dengan itu, Pasar Krian masih menghadapi persoalan tempat penampungan pasca kebakaran dan saluran air yang kerap tersumbat sehingga memicu genangan saat hujan turun.


    Di Pasar Porong, pengelola telah memasang kanopi sehingga pedagang tidak lagi terganggu hujan. Namun, sejumlah persoalan seperti retribusi parkir, kerusakan jalan, dan saluran air tersumbat masih menjadi keluhan pedagang.


    “Pihak pengelola Pasar Porong juga mulai mengedukasi pedagang agar dapat melakukan aktivitas jual beli secara online,” ujar salah satu koordinator pasar.


    Sementara itu, Pasar Wadungasri menghadapi rendahnya tingkat okupansi kios konveksi di lantai dua yang disebut hanya sekitar 10 persen akibat maraknya penjualan online dan keberadaan toko modern.


    Adapun pengelola Pasar Kedungrejo mulai melakukan langkah branding dengan mempercantik area pintu masuk pasar guna menarik minat pengunjung.


    Menanggapi berbagai persoalan tersebut, Subandi memastikan pemerintah daerah segera melakukan pemetaan dan kajian menyeluruh terkait perbaikan sarana maupun prasarana pasar tradisional yang dinilai sudah tidak memadai.


    Ia juga menegaskan akan turun langsung meninjau kondisi pasar di lapangan agar penanganan yang dilakukan sesuai kebutuhan masing-masing pasar. Jun

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini, baru

    "); ?&max-results=10'>+
    ?orderby=published&alt=json-in-script&callback=labelthumbs\"><\/script>");