• Jelajahi

    Copyright © WARTA - KOTA DELTA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Create a vertical poster design with a formal, modern, and patriotic Indonesian theme for a “Peaceful Village Head Election”. Use dominant red, white, and light blue colors with traditional Indonesian batik ornaments on the left and right borders. Add decorative elements such as red-and-white ribbons, small stars, confetti, and festive accents while maintaining an official government-style appearance. At the top of the poster, place organization logos and the text: “PAGUYUBAN KEPALA DESA INDONESIA (PKDI) KECAMATAN BALONGBENDO BERSAMA FORKOPIMKA BALONGBENDO, KABUPATEN SIDOARJO” Add a bold large 3D-style headline in the center: “SIAP MENSUKSESKAN PEMILIHAN KEPALA DESA DAMAI (PILKADES DAMAI)” In the middle section, show a realistic group photo of 7 officials and community leaders standing in front of a government building, posing with their right hands on their chest. The group should include village heads, police officers, military personnel, and village officials. Use natural lighting and a formal documentary-style composition. At the bottom, add a ribbon/banner with the text: “UNTUK BALONGBENDO YANG AMAN DAN MAJU” Design style: clean and professional Indonesian government organization poster combination of flat illustration and realistic photography symmetrical layout high quality Instagram-friendly sharp details vertical 4:5 ratio.

    Latest Post

    80 Kepala Desa Terpilih di Sidoarjo Resmi Dilantik, Bupati Subandi: Tinggalkan Politik, Saatnya Bangun Desa

    SJ MEDIA OFFICIAL
    29 Jun 2026, 15.24 WIB Last Updated 2026-06-29T08:24:19Z


    SIDOARJO – Sebanyak 80 kepala desa terpilih hasil Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 di Kabupaten Sidoarjo resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya oleh Bupati Sidoarjo H. Subandi di Pendopo Delta Wibawa, Senin (29/6/2026).


    Pelantikan berlangsung khidmat dan dihadiri Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana, Ketua DPRD Sidoarjo, jajaran Forkopimda, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta seluruh camat se-Kabupaten Sidoarjo.


    Dalam sambutannya, Bupati Subandi menegaskan bahwa pelantikan kepala desa bukan sekadar penanda berakhirnya kontestasi politik, tetapi merupakan awal pengabdian kepada masyarakat. Ia mengingatkan bahwa jabatan kepala desa adalah amanah rakyat yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.


    "Mulai hari ini tidak ada lagi sekat-sekat perbedaan. Tidak ada lagi nomor urut ataupun kelompok pendukung. Yang ada sekarang adalah kepala desa yang wajib melayani seluruh masyarakat tanpa membedakan pilihan politik," tegasnya.


    Subandi meminta seluruh kepala desa yang baru dilantik segera merangkul seluruh elemen masyarakat, termasuk para rival politik pada Pilkades lalu. Menurutnya, persatuan menjadi modal utama dalam mempercepat pembangunan desa selama masa jabatan delapan tahun.


    "Setelah kembali ke desa masing-masing, saya berharap seluruh calon yang kemarin berkompetisi bisa dirangkul. Sekarang tidak ada lagi lawan, yang ada adalah kawan. Delapan tahun bukan waktu yang singkat. Gunakan masa itu untuk membangun desa, bukan memelihara konflik politik," ujarnya.


    Ia optimistis visi dan misi para kepala desa akan lebih mudah diwujudkan apabila pemerintahan desa dibangun dengan semangat kebersamaan, kekompakan, dan gotong royong.


    Bupati Subandi juga memberi perhatian khusus kepada para kepala desa yang baru pertama kali menjabat. Dari total 80 kepala desa yang dilantik, hanya 17 merupakan petahana, sedangkan 63 lainnya merupakan wajah baru, termasuk yang sebelumnya menjabat sebagai sekretaris desa maupun perangkat desa.


    Karena itu, ia meminta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) bersama para camat segera memberikan pembinaan dan pendampingan agar para kepala desa memahami tugas, fungsi, kewenangan, serta regulasi yang berlaku.


    "Saya minta DPMD dan para camat tidak menunggu program resmi. Berikan pembekalan sejak awal agar kepala desa memahami aturan yang harus dijalankan. Semangat saja tidak cukup, harus dibarengi pemahaman terhadap regulasi," katanya.


    Pada kesempatan tersebut, Subandi juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah menyukseskan pelaksanaan Pilkades Serentak 2026 sehingga berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Menurutnya, keberhasilan tersebut menunjukkan kualitas demokrasi di Kabupaten Sidoarjo yang semakin matang.


    Ucapan terima kasih disampaikan kepada jajaran TNI, Polri, Forkopimda, panitia penyelenggara, serta seluruh elemen masyarakat yang turut menjaga stabilitas keamanan selama tahapan Pilkades berlangsung.


    Terkait masih adanya gugatan hasil Pilkades melalui jalur hukum, Subandi menegaskan bahwa hal tersebut merupakan hak konstitusional setiap warga negara dan tidak menghambat proses pelantikan kepala desa yang telah ditetapkan sesuai ketentuan perundang-undangan.


    "Kalaupun masih ada yang menempuh jalur hukum, itu merupakan hak setiap warga negara. Negara kita adalah negara hukum dan semua diberikan kesempatan menyelesaikan melalui mekanisme yang berlaku. Namun proses tersebut tidak menghalangi pelaksanaan pelantikan kepala desa yang telah ditetapkan," jelasnya.


    Mengakhiri sambutannya, Bupati Subandi mengajak seluruh masyarakat untuk menerima hasil Pilkades dengan jiwa besar dan kembali bersatu membangun desa.

    "Demokrasi mengajarkan kita siap menang dan siap kalah. Kini saatnya meninggalkan seluruh perbedaan dan bersama-sama membangun desa agar semakin maju serta masyarakatnya semakin sejahtera," pungkasnya. Jun

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini, baru

    MEMO CYBER TV

    "); ?&max-results=10'>+
    ?orderby=published&alt=json-in-script&callback=labelthumbs\"><\/script>");