SIDOARJO – Seorang pria berinisial M (65), warga Desa Menunggal, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik, meninggal dunia setelah tertabrak Kereta Api Dhoho di perlintasan rel KM 35+4/5, Desa Keboharan, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo, Sabtu (4/7/2026).
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 09.10 WIB. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban diduga melintas di jalur rel kereta api saat KA Dhoho 403 rute Surabaya–Blitar sedang melaju, sehingga tabrakan tidak dapat dihindari.
Usai merasakan adanya benturan, masinis segera menghentikan laju kereta untuk memastikan kondisi di lokasi serta melakukan pengecekan terhadap rangkaian kereta. Setelah dipastikan tidak terdapat kendala operasional, perjalanan kembali dilanjutkan menuju Stasiun Krian, dan kejadian tersebut selanjutnya dilaporkan kepada petugas berwenang.
Keterangan dari pihak keluarga menyebutkan bahwa korban sebelumnya keluar dari rumah dengan mengendarai sepeda motor. Namun, tujuan keberangkatannya tidak diketahui.
Saat ditemukan, korban mengenakan kaos hijau bertuliskan "Kandang Ijo" dan sarung berwarna ungu. Korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi akibat luka berat yang dideritanya.
Petugas kepolisian bersama pihak terkait segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengevakuasi korban, serta mengumpulkan keterangan sejumlah saksi untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jalur kereta api dan mematuhi seluruh rambu keselamatan guna mencegah terulangnya kecelakaan serupa. Jh


