• Jelajahi

    Copyright © WARTA - KOTA DELTA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Create a vertical poster design with a formal, modern, and patriotic Indonesian theme for a “Peaceful Village Head Election”. Use dominant red, white, and light blue colors with traditional Indonesian batik ornaments on the left and right borders. Add decorative elements such as red-and-white ribbons, small stars, confetti, and festive accents while maintaining an official government-style appearance. At the top of the poster, place organization logos and the text: “PAGUYUBAN KEPALA DESA INDONESIA (PKDI) KECAMATAN BALONGBENDO BERSAMA FORKOPIMKA BALONGBENDO, KABUPATEN SIDOARJO” Add a bold large 3D-style headline in the center: “SIAP MENSUKSESKAN PEMILIHAN KEPALA DESA DAMAI (PILKADES DAMAI)” In the middle section, show a realistic group photo of 7 officials and community leaders standing in front of a government building, posing with their right hands on their chest. The group should include village heads, police officers, military personnel, and village officials. Use natural lighting and a formal documentary-style composition. At the bottom, add a ribbon/banner with the text: “UNTUK BALONGBENDO YANG AMAN DAN MAJU” Design style: clean and professional Indonesian government organization poster combination of flat illustration and realistic photography symmetrical layout high quality Instagram-friendly sharp details vertical 4:5 ratio.

    Latest Post

    Buruh PT Hui Xin Minta Polisi Buka Akses Perusahaan

    REDAKSI
    2 Des 2021, 18.59 WIB Last Updated 2021-12-02T11:59:47Z
    Buruh PT Hui Xin mendatangi Kapolresta Sidoarjo


    (Warta - Kota Delta) - Buntut pemblokiran akses pintu keluar masuk perusahaan PT Hui Xin yang berlokasi di Jalan Raya Gelam no 40, Candi Sidoarjo, oleh pekerja yang mogok, ratusan buruh perusahaan tersebut mendatangi Polresta Sidoarjo, Kamis (2/12), untuk meminta pihak kepolisian membongkar tenda yang memblokir akses pintu keluar masuk tersebut.

    Pasalnya, selama pemblokiran yang berlangsung sejak 12 November lalu oleh pekerja yang mogok, perusahaan yang memproduksi terpal ini tidak bisa melakukan aktifitas produksinya. Sehingga ratusan karyawan tersebut terpaksa diliburkan oleh perusahaan.

    "Kami memohon bantuan pada pihak Polresta untuk membantu kami menyelesaikan permasalahan ini, terutama poinnya di penutupan pintu gerbang," ujar kuasa hukum PT Hui Xin, Joseph Benny Sumbodo.

    Dampak pemblokiran tersebut, menurut Joseph, membuat perusahaan dengan terpakasa menutup produksi lantaran tidak ada material. Serta membuat perusahaan merugi ratusan juta lantaran tidak bisa memenuhi order pesanan dari pihak konsumen.

    Manager HRD PT Hui Xin, Anis Kurnia Sari menambahkan, dampak dari pemblokiran akses keluar perusahaan tersebut, membuat perusahaan tidak bisa membayar gaji karyawan. Sebab, dari pihak kostumer perusahaan juga tidak mau membayar ke perusahaan lantaran barang yang akan dikirimkan berikutnya tidak bisa dikirim. 

    "Sehingga kami mengalami kesulitan ekonomi yang sangat para, kami berharap pihak aparat segera membuka akses ini biar kami dan anak-anak kami bisa bekerja," kata Anis.

    Sementara itu, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro menegaskan, masalah pemblokiran akses keluar masuk oleh para pekerja tersebut merupakan hubungan industrial. Berkaitan dengan hal tersebut, menurut Kapolresta, antara pihak perusahaan, serikat pekerja dan Disnaker harus duduk bersama. Untuk bersama sama menyelesaikan permasalahan ini. 

    "Jadi tidak bisa diselesaikan oleh pihak pihak tertentu, harus semuanya ikut bersama sama menyelesaikan masalah tersebut," ujar Kapolresta.(*)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini, baru

    MEMO CYBER TV

    "); ?&max-results=10'>+
    ?orderby=published&alt=json-in-script&callback=labelthumbs\"><\/script>");