• Jelajahi

    Copyright © WARTA - KOTA DELTA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Create a vertical poster design with a formal, modern, and patriotic Indonesian theme for a “Peaceful Village Head Election”. Use dominant red, white, and light blue colors with traditional Indonesian batik ornaments on the left and right borders. Add decorative elements such as red-and-white ribbons, small stars, confetti, and festive accents while maintaining an official government-style appearance. At the top of the poster, place organization logos and the text: “PAGUYUBAN KEPALA DESA INDONESIA (PKDI) KECAMATAN BALONGBENDO BERSAMA FORKOPIMKA BALONGBENDO, KABUPATEN SIDOARJO” Add a bold large 3D-style headline in the center: “SIAP MENSUKSESKAN PEMILIHAN KEPALA DESA DAMAI (PILKADES DAMAI)” In the middle section, show a realistic group photo of 7 officials and community leaders standing in front of a government building, posing with their right hands on their chest. The group should include village heads, police officers, military personnel, and village officials. Use natural lighting and a formal documentary-style composition. At the bottom, add a ribbon/banner with the text: “UNTUK BALONGBENDO YANG AMAN DAN MAJU” Design style: clean and professional Indonesian government organization poster combination of flat illustration and realistic photography symmetrical layout high quality Instagram-friendly sharp details vertical 4:5 ratio.

    Latest Post

    Kenalkan Jenis Satwa, Seorang Kades di Balongbendo Edukasi Anak TK dan PAUD

    REDAKSI
    14 Feb 2022, 07.43 WIB Last Updated 2022-02-14T00:43:55Z

    Kades Gagang Kepuhsari perkenalkan satwa reptil kepada anak TK


    (Warta-KotaDelta.online) - Banyak cara mengenalkan pentingnya peran hewan dalam kehidupan manusia. Salah satunya adalah mendekatkan satwa itu pada manusia. Jika itu dilakukan sejak usia dini, manusia akan menyadari pentingnya kehadiran mereka.


    Itulah yang dilakukan oleh Kepala Desa Gagangkepuhsari, Kecamatan Balongbendo, H Mustofa, yang mendatangkan Komunitas Krian Pecinta Satwa untuk mengenalkan beragam jenis reptil pada siswa TK dan Paud setempat, pada Jumat (11/2/2022) kemarin.


    "Pengenalan satwa ini, untuk mengedukasi anak-anak sejak usia dini," kata Mustofa.


    Menurut Mustofa, kegiatan edukasi pengenalan satwa pada anak di halaman pendopo balai desa ini merupakan implementasi dari pembelajaran yang ada di sekolah. Jika di sekolah anak-anak melihat binatang hanya gambarnya saja. Disini, kata dia, mereka bisa mengenal secara langsung bentuk dan rupa binatang yang sesungguhnya.


    "Jadi tidak perlu jauh-jauh ke Kebun Binatang, dengan adanya giat ini anak-anak sudah bisa mempelajari jenis-jenis satwa," ujarnya.


    Anak-anak TK dan Paud bermain dengan satwa


    Sementara menurut salah satu anggota komunitas Krian Pencinta Satwa Muhammad Nur Huda, satwa yang dikenalkan pada anak-anak TK dan Paud ini tergolong satwa yang tidak dilindungi, akan tetapi, oleh para komunitas ini, satwa tersebut diternak sendiri supaya tidak punah. Sehingga, satwa ini meski tergolong jenis reptil seperti ular, biawak, Iguana, Kura-kura, dan sebagainya itu, sudah tidak membahayakan lagi.


    "Karena dipelihara sejak kecil, sehingga sifat liarnya sudah tidak ada," ujar Nur Huda.


    Para komunitas pecinta satwa ini juga berharap, untuk kedepannya bisa bersinergi dengan Kepala Desa Gagangkepuhsari untuk segera merealisasikan gagasannya yakni pembuatan kebun binatang mini.


    "Segera untuk dibangunkan projectnya," tandasnya.(tm)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini, baru

    MEMO CYBER TV

    "); ?&max-results=10'>+
    ?orderby=published&alt=json-in-script&callback=labelthumbs\"><\/script>");