• Jelajahi

    Copyright © WARTA - KOTA DELTA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Create a vertical poster design with a formal, modern, and patriotic Indonesian theme for a “Peaceful Village Head Election”. Use dominant red, white, and light blue colors with traditional Indonesian batik ornaments on the left and right borders. Add decorative elements such as red-and-white ribbons, small stars, confetti, and festive accents while maintaining an official government-style appearance. At the top of the poster, place organization logos and the text: “PAGUYUBAN KEPALA DESA INDONESIA (PKDI) KECAMATAN BALONGBENDO BERSAMA FORKOPIMKA BALONGBENDO, KABUPATEN SIDOARJO” Add a bold large 3D-style headline in the center: “SIAP MENSUKSESKAN PEMILIHAN KEPALA DESA DAMAI (PILKADES DAMAI)” In the middle section, show a realistic group photo of 7 officials and community leaders standing in front of a government building, posing with their right hands on their chest. The group should include village heads, police officers, military personnel, and village officials. Use natural lighting and a formal documentary-style composition. At the bottom, add a ribbon/banner with the text: “UNTUK BALONGBENDO YANG AMAN DAN MAJU” Design style: clean and professional Indonesian government organization poster combination of flat illustration and realistic photography symmetrical layout high quality Instagram-friendly sharp details vertical 4:5 ratio.

    Latest Post

    Bupati Subandi Geram, Sidak Proyek Revitalisasi Alun-alun Sidoarjo Temukan Banyak Ketidaksesuaian Menjelang Akhir Kontrak

    SJ MEDIA OFFICIAL
    5 Des 2025, 21.08 WIB Last Updated 2025-12-05T14:08:48Z


    Sidoarjo – Progres revitalisasi Alun-alun Sidoarjo yang digarap dengan anggaran Rp24,6 miliar disorot tajam oleh Bupati Sidoarjo, H. Subandi. Saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) pada Jumat (5/12), orang nomor satu di Sidoarjo itu menunjukkan raut kekecewaan melihat kondisi proyek yang dinilai jauh dari harapan.


    Dengan sisa waktu kontrak hanya sepuluh hari sebelum berakhir pada 15 Desember 2025, proyek yang dikerjakan PT Samudra Anugrah Indah Permai itu dinilai masih jauh dari kata selesai. Bupati Subandi terang-terangan meragukan kemampuan kontraktor untuk menuntaskan pekerjaan tepat waktu.


    “Saya lihat ini jauh dari 20 persen deviasi. Wong kelihatan acak-acakan kok disebut hanya deviasi 20 persen, sementara waktu tinggal sepuluh hari,” tegas Subandi saat sidak, didampingi Kepala DLHK Sidoarjo, Bahrul Amig.


    Bupati menekankan bahwa revitalisasi Alun-alun merupakan proyek yang telah dinantikan masyarakat luas. Sebagai ruang publik utama dan ikon Kabupaten Sidoarjo, ia menilai hasil pekerjaan harus memenuhi standar dan tidak mengecewakan warga.


    “Alun-alun ini milik semua warga Sidoarjo. Jangan sampai anggaran sebesar itu dikeluarkan, tapi hasilnya tidak sesuai keinginan masyarakat,” ujarnya.


    Lebih lanjut, Subandi mengingatkan bahwa proyek revitalisasi Alun-alun Sidoarjo mendapat pengawasan ketat dari Inspektorat pusat. Ia memperingatkan seluruh pihak terkait agar tidak bermain-main dalam pelaksanaannya. Bahkan, ia mempersilakan Aparat Penegak Hukum (APH) masuk jika ditemukan indikasi pelanggaran atau penyimpangan.


    “Sidoarjo ini sering jadi perhatian KPK. Sampai kapan? Kalau masih ada yang mencoba bermain-main, saya persilakan APH masuk. Saya sebagai bupati siap. Silakan cek semuanya, biar tidak ada permainan di Sidoarjo,” tegasnya.


    Peringatan keras Bupati Subandi ini diharapkan menjadi alarm bagi kontraktor agar segera mempercepat dan memperbaiki kualitas pekerjaan sebelum masa kontrak berakhir. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menegaskan komitmennya untuk menjaga transparansi, kualitas pembangunan, dan mencegah potensi penyimpangan dalam proyek strategis tersebut. Jh

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini, baru

    MEMO CYBER TV

    "); ?&max-results=10'>+
    ?orderby=published&alt=json-in-script&callback=labelthumbs\"><\/script>");