Balongbendo — Komitmen Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui aksi nyata di lapangan. Polsek Balongbendo, Polresta Sidoarjo, melakukan pengecekan lahan tanaman jagung yang siap panen pada kuartal pertama tahun 2026 di Desa Singkalan, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, Senin (9/2/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Polri Cinta Petani sekaligus upaya mendukung target swasembada pangan nasional tahun 2026. Pengecekan dilakukan di lahan kelompok tani (Poktan) Sumber Makmur 1 yang telah ditanami jagung dan memasuki usia tanam sekitar 110 hari.
Kapolsek Balongbendo, Kompol Sugeng Sulistiyono, S.H., M.H., memimpin langsung kegiatan tersebut bersama perangkat desa, kelompok tani, petugas penyuluh lapangan (PPL), serta personel Polsek Balongbendo.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek bersama kelompok tani melakukan pengecekan kondisi tanaman jagung sekaligus memastikan kesiapan panen yang direncanakan pada 10 Februari 2026. Lahan seluas kurang lebih satu hektare tersebut ditanami benih jagung hibrida yang diharapkan menghasilkan produktivitas optimal.
Kompol Sugeng Sulistiyono menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan bentuk dukungan nyata terhadap kebijakan pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional.
“Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga ikut berperan dalam mendukung ketahanan pangan. Kami mendorong pemanfaatan lahan tidur agar dapat diolah menjadi lahan produktif demi kesejahteraan petani dan ketersediaan pangan,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa Polsek Balongbendo akan terus bersinergi dengan pemerintah desa dan kelompok tani untuk memperluas areal tanam jagung di wilayah Balongbendo. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan produksi pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.
Sementara itu, perwakilan kelompok tani Sumber Makmur 1, H. Diar, menyampaikan apresiasi atas dukungan Polsek Balongbendo terhadap petani. Menurutnya, bantuan berupa benih jagung dan pupuk sangat membantu petani dalam mengoptimalkan pemanfaatan lahan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Polsek Balongbendo atas perhatian dan dukungannya kepada petani. Program ini sangat membantu kami dalam meningkatkan hasil pertanian,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa kerja sama antara petani dan Polsek Balongbendo akan terus berlanjut, terutama dalam pengembangan sektor pertanian di wilayah Balongbendo.
Hasil panen jagung nantinya akan diproses menggunakan mesin perontok, kemudian disalurkan kepada Bulog Sidoarjo sebagai bagian dari rantai distribusi pangan. Hal ini menunjukkan adanya sinergi antara petani, Polri, dan lembaga pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan pangan.
Kegiatan pengecekan lahan jagung tersebut berlangsung hingga pukul 11.30 WIB dan berjalan aman, tertib, serta lancar. Kehadiran Polri di tengah masyarakat petani menjadi simbol kuat sinergi antara aparat keamanan dan sektor pertanian dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan. Jh
Melalui program Polri Cinta Petani, Polsek Balongbendo diharapkan dapat menjadi motor penggerak pemanfaatan lahan produktif sekaligus memperkuat peran Polri sebagai mitra strategis masyarakat dalam pembangunan nasional. Jh



