• Jelajahi

    Copyright © WARTA - KOTA DELTA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Create a vertical poster design with a formal, modern, and patriotic Indonesian theme for a “Peaceful Village Head Election”. Use dominant red, white, and light blue colors with traditional Indonesian batik ornaments on the left and right borders. Add decorative elements such as red-and-white ribbons, small stars, confetti, and festive accents while maintaining an official government-style appearance. At the top of the poster, place organization logos and the text: “PAGUYUBAN KEPALA DESA INDONESIA (PKDI) KECAMATAN BALONGBENDO BERSAMA FORKOPIMKA BALONGBENDO, KABUPATEN SIDOARJO” Add a bold large 3D-style headline in the center: “SIAP MENSUKSESKAN PEMILIHAN KEPALA DESA DAMAI (PILKADES DAMAI)” In the middle section, show a realistic group photo of 7 officials and community leaders standing in front of a government building, posing with their right hands on their chest. The group should include village heads, police officers, military personnel, and village officials. Use natural lighting and a formal documentary-style composition. At the bottom, add a ribbon/banner with the text: “UNTUK BALONGBENDO YANG AMAN DAN MAJU” Design style: clean and professional Indonesian government organization poster combination of flat illustration and realistic photography symmetrical layout high quality Instagram-friendly sharp details vertical 4:5 ratio.

    Latest Post

    Omah Sehat Bersinar Edukasi Bahaya Narkoba untuk 100 Warga Binaan Lapas Kelas I Surabaya di Porong

    SJ MEDIA OFFICIAL
    25 Mei 2026, 21.03 WIB Last Updated 2026-05-25T14:03:25Z


    SIDOARJO — Upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba terus diperkuat melalui edukasi di lingkungan pemasyarakatan. Lembaga rehabilitasi narkoba Yayasan Omah Sehat Bersinar menggelar sosialisasi bahaya narkoba bagi warga binaan di aula M.D Arifin Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.


    Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB hingga siang hari tersebut diikuti sekitar 100 warga binaan. Sosialisasi menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai bidang, mulai dari edukasi penyalahgunaan narkoba, rehabilitasi, pendampingan hukum, konseling adiksi hingga hypnotherapy.


    Dari Badan Narkotika Nasional Kota Surabaya, hadir Lukman Hakim sebagai pemateri. Sementara dari Yayasan Omah Sehat Bersinar, materi disampaikan oleh Rr. Adinda Dwi Inggardiah, S.H., M.H., Kholisin Susanto, S.H., konselor adiksi Alexander Tanadi, serta sesi hypnotherapy oleh Saiful Bahri.

    Ketua Yayasan Omah Sehat Bersinar, Farita Sari Dewianti, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam menekan angka penyalahgunaan narkotika sekaligus mendorong proses pemulihan warga binaan.


    “Melalui edukasi ini kami ingin membangun kesadaran warga binaan tentang bahaya narkoba sekaligus memberi motivasi untuk bangkit dan menjalani hidup yang lebih sehat,” ujar Farita.


    Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Surabaya, Sohibur Rachman, menegaskan bahwa edukasi bahaya narkoba menjadi langkah penting yang terus dilakukan di lingkungan lapas, terlebih dengan semakin berkembangnya modus peredaran narkotika.


    Menurut Sohibur, saat ini peredaran narkoba semakin kompleks, termasuk munculnya tren penyalahgunaan melalui rokok elektronik atau vape.


    “Kehadiran Omah Sehat Bersinar menjadi bagian penting dalam upaya bersama mengedukasi risiko bahaya penyalahgunaan narkoba. Sekarang trennya sudah berkembang, salah satunya melalui vape,” kata Sohibur.


    Ia juga mengungkapkan jumlah narapidana kasus narkoba di Lapas Kelas I Surabaya mengalami peningkatan signifikan dalam beberapa bulan terakhir. Jika sebelumnya tercatat sekitar 800 orang, kini jumlahnya telah melampaui 1.100 warga binaan.


    Menurutnya, kondisi tersebut menjadikan kolaborasi antara lembaga pemasyarakatan, keluarga, pemerintah, serta pemerhati rehabilitasi narkoba semakin dibutuhkan.


    “Penting membangun kesadaran diri untuk menjauhi narkoba serta membentuk pola hidup sehat dan positif. Untuk mewujudkannya perlu kolaborasi dari berbagai pihak,” ujarnya.


    Sementara itu, Farita menambahkan bahwa Yayasan Omah Sehat Bersinar membuka layanan rehabilitasi rawat inap maupun rawat jalan, termasuk layanan psikologi, konseling, dan edukasi bagi masyarakat maupun pengguna narkoba yang ingin pulih.


    Melalui kegiatan tersebut, diharapkan warga binaan tidak hanya mendapatkan pemahaman mengenai bahaya narkoba, tetapi juga memiliki motivasi untuk menjalani kehidupan yang lebih produktif setelah kembali ke masyarakat. ( Jun)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini, baru

    "); ?&max-results=10'>+
    ?orderby=published&alt=json-in-script&callback=labelthumbs\"><\/script>");