SIDOARJO, – Karang Taruna Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, menggelar temu karya dan penguatan organisasi di Gedung Anwar Medika, Minggu (20/9/2026).
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 60 peserta yang merupakan perwakilan Karang Taruna dari desa dan kelurahan di wilayah Kecamatan Krian.
Temu karya tersebut menjadi ruang bagi para pengurus untuk memperkuat kelembagaan sekaligus menyusun arah program kerja Karang Taruna agar lebih terukur dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Dalam kegiatan itu, hadir dua narasumber, yakni Camat Krian Kusdianto dan Dr. Ns. Elis Anita Farida, S.Kep., M.M. Keduanya memberikan materi terkait penguatan kelembagaan, kepemimpinan, serta strategi penyusunan program kerja.
Elis Anita Farida menekankan pentingnya membangun sinergi antara Karang Taruna dengan pemerintah desa maupun kecamatan. Menurut dia, keberadaan Karang Taruna perlu diperkuat melalui kepemimpinan yang bijak serta mampu menyesuaikan program dengan potensi dan kearifan lokal.
Selain penguatan kelembagaan, pengembangan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) juga dinilai penting untuk meningkatkan kemandirian organisasi.
“Sinergitas antara Karang Taruna dan pemerintah perlu terus diperkuat. Gotong royong dan kerja tim merupakan kekuatan yang harus dijaga untuk memperkuat eksistensi Karang Taruna,” ujar Elis.
Sementara itu, Camat Krian Kusdianto mengatakan temu karya tersebut diarahkan untuk memperkuat kelembagaan Karang Taruna di tingkat desa dan kelurahan.
Menurut dia, organisasi kepemudaan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi wadah kegiatan sosial, tetapi juga mampu meningkatkan keberdayaan masyarakat dan memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar.
“Kami ingin kelembagaan Karang Taruna di setiap desa dan kelurahan semakin kuat. Hubungan dengan pemerintah juga harus terus dibangun dengan mengedepankan nilai kesetiakawanan sosial,” kata Kusdianto.
Dalam penyusunan program kerja, peserta juga didorong menggunakan prinsip SMART, yakni program harus spesifik, terukur, dapat dicapai, relevan, dan memiliki batas waktu yang jelas.
Kusdianto menambahkan, hasil temu karya tersebut akan menjadi dasar penyusunan berbagai program kerja yang akan dilaksanakan pada 2027.
Ia berharap program yang telah disusun tidak berhenti sebatas dokumen, tetapi benar-benar dilaksanakan dan memberikan dampak bagi masyarakat.
“Kami ingin semua pengurus dan anggota membuktikan bahwa Karang Taruna hadir bukan hanya saat Agustus, tetapi juga memiliki kontribusi nyata sepanjang tahun,” ujar Kusdianto.
Melalui penguatan organisasi tersebut, Karang Taruna Kecamatan Krian diharapkan mampu menjadi mitra pemerintah sekaligus penggerak kegiatan sosial, pemberdayaan pemuda, dan pengembangan potensi ekonomi masyarakat di tingkat desa dan kelurahan. Jun



