• Jelajahi

    Copyright © WARTA - KOTA DELTA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Create a vertical poster design with a formal, modern, and patriotic Indonesian theme for a “Peaceful Village Head Election”. Use dominant red, white, and light blue colors with traditional Indonesian batik ornaments on the left and right borders. Add decorative elements such as red-and-white ribbons, small stars, confetti, and festive accents while maintaining an official government-style appearance. At the top of the poster, place organization logos and the text: “PAGUYUBAN KEPALA DESA INDONESIA (PKDI) KECAMATAN BALONGBENDO BERSAMA FORKOPIMKA BALONGBENDO, KABUPATEN SIDOARJO” Add a bold large 3D-style headline in the center: “SIAP MENSUKSESKAN PEMILIHAN KEPALA DESA DAMAI (PILKADES DAMAI)” In the middle section, show a realistic group photo of 7 officials and community leaders standing in front of a government building, posing with their right hands on their chest. The group should include village heads, police officers, military personnel, and village officials. Use natural lighting and a formal documentary-style composition. At the bottom, add a ribbon/banner with the text: “UNTUK BALONGBENDO YANG AMAN DAN MAJU” Design style: clean and professional Indonesian government organization poster combination of flat illustration and realistic photography symmetrical layout high quality Instagram-friendly sharp details vertical 4:5 ratio.

    Latest Post

    Munajat Raya Hari Santri, Subandi dan Ulama Sidoarjo Panjatkan Doa untuk Indonesia dan Palestina

    SJ MEDIA OFFICIAL
    22 Okt 2026, 13.13 WIB Last Updated 2026-10-22T06:13:39Z


    SIDOARJO – Memperingati Hari Santri Nasional, Bupati Sidoarjo H. Subandi bersama para ulama, santri, dan tokoh Nahdlatul Ulama (NU) menggelar Munajat Raya untuk Indonesia di Pendopo Delta Wibawa, Sidoarjo, Rabu (21/10/2026) malam.


    Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut digelar secara serentak melalui sambungan Zoom di 18 pendopo kecamatan bersama Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) se-Kabupaten Sidoarjo. Momentum ini menjadi wujud kebersamaan pemerintah daerah, ulama, dan santri dalam memanjatkan doa untuk keselamatan bangsa serta keberkahan daerah.


    Dari Pendopo Delta Wibawa, Bupati Subandi menyapa para ulama dan santri yang mengikuti kegiatan di masing-masing kecamatan melalui siaran langsung Zoom. Sapaan tersebut disambut oleh para peserta yang hadir bersama jajaran pengurus NU di wilayahnya.


    Sejumlah tokoh turut menghadiri kegiatan tersebut, di antaranya Ketua DPRD Sidoarjo H. Abdillah Nasih, Ketua Komisi A DPRD Sidoarjo sekaligus Ketua DPC PKB Sidoarjo H. Rizza Ali Faizin, M.Pd.I., Ketua PCNU Sidoarjo KH Zainal Abidin, Rais Syuriyah PCNU Sidoarjo KH R. Abdus Salam Mujib, KH Nurcholis Misbah, Ketua MUI Kabupaten Sidoarjo Dr. Ahmad Muhammad, M.A., serta Ketua PC Muslimat NU Sidoarjo Hj. Ainun Jariyah.


    Hadir pula jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), GP Ansor, Muslimat NU, dan Fatayat NU dari 18 kecamatan.


    Rangkaian acara diisi dengan munajat dan doa bersama untuk memohon keselamatan Indonesia, keberkahan Kabupaten Sidoarjo, perdamaian dunia, serta kedamaian bagi rakyat Palestina yang masih menghadapi konflik. Doa dipimpin KH R. Abdus Salam Mujib, sedangkan tausiyah kebangsaan disampaikan pengasuh Pondok Pesantren Al Amanah Krian, KH Nurcholis Misbah.


    Dalam sambutannya, Bupati Subandi menegaskan bahwa Munajat Raya merupakan bentuk ikhtiar spiritual sekaligus upaya melanjutkan perjuangan para kiai dan santri yang telah memberikan kontribusi besar bagi agama, bangsa, dan negara.


    “Kita bersama ini meneruskan perjuangan para kiai dan para santri, khususnya di Sidoarjo,” ujar Subandi.


    Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berkomitmen terus memberikan pelayanan terbaik, khususnya bagi dunia pendidikan dan pondok pesantren. Menurutnya, peran ulama dan santri tidak hanya penting dalam membangun organisasi keagamaan, tetapi juga dalam menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).


    “Kita terus berdoa semoga Kabupaten Sidoarjo dijauhkan dari segala bala dan rintangan,” katanya.


    Subandi juga menekankan pentingnya sinergi antara umara atau pemerintah dan ulama dalam membangun daerah. Kolaborasi tersebut, menurutnya, perlu terus diperkuat mulai dari tingkat kabupaten hingga kecamatan agar pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal.


    Ia turut menyampaikan apresiasi kepada para ulama dan tokoh agama atas dukungan yang selama ini diberikan. Subandi juga memohon maaf apabila pelayanan pemerintah maupun dukungan terhadap kegiatan keagamaan masih memiliki kekurangan.


    “Kami terus berusaha semampu mungkin memberikan pelayanan yang terbaik. Tugas Bupati (eksekutif) maupun legislatif adalah menjadi pelayan bagi masyarakat Sidoarjo. Semoga Sidoarjo selalu diberkahi menjadi daerah yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur,” ungkapnya.


    Sementara itu, Ketua PCNU Sidoarjo KH Zainal Abidin menyampaikan bahwa Munajat Raya untuk Indonesia menjadi momentum penting untuk memperkuat persatuan sekaligus mendoakan rakyat Palestina agar segera memperoleh kedamaian.


    Ia menegaskan bahwa ulama dan santri memiliki peran strategis dalam perjalanan sejarah bangsa, mulai dari perjuangan merebut kemerdekaan hingga menjaga keutuhan NKRI.


    Karena itu, KH Zainal mengajak generasi muda untuk meneruskan semangat perjuangan para ulama dan santri melalui kontribusi nyata dalam membangun bangsa serta menjaga nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.


    Ia juga menyampaikan doa agar Bupati Subandi senantiasa diberikan kekuatan dan kemudahan dalam menjalankan amanah kepemimpinan serta membangun Kabupaten Sidoarjo.


    “Munajat yang kita panjatkan bersama malam ini adalah ikhtiar spiritual untuk memohon keberkahan, keselamatan, dan kemajuan bagi Indonesia, khususnya Kabupaten Sidoarjo,” tuturnya.


    Melalui Munajat Raya tersebut, pemerintah daerah bersama ulama dan santri berharap semangat Hari Santri Nasional tidak hanya menjadi peringatan seremonial, tetapi juga memperkuat persaudaraan, kepedulian terhadap sesama, serta komitmen bersama dalam menjaga persatuan bangsa dan membangun Sidoarjo yang lebih baik. (Jun)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini, baru

    MEMO CYBER TV

    "); ?&max-results=10'>+
    ?orderby=published&alt=json-in-script&callback=labelthumbs\"><\/script>");