SIDOARJO – Bupati Sidoarjo H. Subandi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar doa bersama lintas agama untuk memperingati dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Kegiatan tersebut berlangsung di Pendopo Delta Wibawa, Sidoarjo, Selasa (20/10/2026).
Doa bersama ini dihadiri para alim ulama, tokoh lintas agama, jajaran TNI-Polri, pejabat Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, serta kepala desa dari berbagai wilayah. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memanjatkan doa bagi kelancaran pemerintahan sekaligus memperkuat kebersamaan dalam membangun bangsa dan daerah.
Sejumlah tokoh yang hadir di antaranya Kapolresta Sidoarjo AKBP Bobby Adimas Chandra Putra, Dandim 0816/Sidoarjo Letkol Inf Abraham Prihadi, Ketua PCNU Sidoarjo KH Zainal Abidin, Ketua MUI Kabupaten Sidoarjo Dr. Ahmad Muhammad, Kepala Kantor Kementerian Agama Sidoarjo Dr. Mufi Imron Rosyadi, serta Pengasuh Pondok Pesantren Mambaul Hikam Tanggulangin KH Abdul Wahid Harun.
Rangkaian kegiatan diawali dengan istighotsah yang dipimpin KH Rofiq Siradj. Doa kemudian dilanjutkan secara bergantian oleh perwakilan agama Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Islam sebagai simbol kerukunan serta persatuan di tengah keberagaman masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Subandi berharap Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, serta kelancaran dalam menjalankan amanah pemerintahan.
Ia juga berharap berbagai program prioritas pemerintah pusat dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP).
“Semoga Bapak Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming selalu diberi kesehatan dan umur panjang, serta dapat menyukseskan visi dan misinya. Semoga juga diberi kekuatan dalam menjalankan amanah, serta kelancaran dan kemudahan dalam menjalankan program MBG dan KDMP,” ujar Subandi.
Ia menambahkan, kemudahan dan keberkahan juga diharapkan menyertai Kabupaten Sidoarjo, bangsa, dan negara dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan ke depan.
“Semoga kemudahan juga selalu diberikan untuk Kabupaten Sidoarjo, bangsa, dan negara,” lanjutnya.
Usai rangkaian doa bersama, kegiatan dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng sebagai ungkapan rasa syukur atas perjalanan pemerintahan nasional selama dua tahun.
Kegiatan tersebut sekaligus menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, TNI-Polri, tokoh agama, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas serta menciptakan suasana yang aman dan kondusif.
Melalui doa bersama lintas agama ini, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berharap kerukunan antarumat beragama terus terjaga. Kebersamaan seluruh elemen masyarakat juga diharapkan menjadi modal penting dalam mendukung pembangunan daerah dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat. ( Jun )


