• Jelajahi

    Copyright © WARTA - KOTA DELTA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Create a vertical poster design with a formal, modern, and patriotic Indonesian theme for a “Peaceful Village Head Election”. Use dominant red, white, and light blue colors with traditional Indonesian batik ornaments on the left and right borders. Add decorative elements such as red-and-white ribbons, small stars, confetti, and festive accents while maintaining an official government-style appearance. At the top of the poster, place organization logos and the text: “PAGUYUBAN KEPALA DESA INDONESIA (PKDI) KECAMATAN BALONGBENDO BERSAMA FORKOPIMKA BALONGBENDO, KABUPATEN SIDOARJO” Add a bold large 3D-style headline in the center: “SIAP MENSUKSESKAN PEMILIHAN KEPALA DESA DAMAI (PILKADES DAMAI)” In the middle section, show a realistic group photo of 7 officials and community leaders standing in front of a government building, posing with their right hands on their chest. The group should include village heads, police officers, military personnel, and village officials. Use natural lighting and a formal documentary-style composition. At the bottom, add a ribbon/banner with the text: “UNTUK BALONGBENDO YANG AMAN DAN MAJU” Design style: clean and professional Indonesian government organization poster combination of flat illustration and realistic photography symmetrical layout high quality Instagram-friendly sharp details vertical 4:5 ratio.

    Latest Post

    Dua Inovasi Pemkab Sidoarjo Masuk Nominator IGA 2025

    SJ MEDIA OFFICIAL
    19 Nov 2025, 20.51 WIB Last Updated 2025-11-19T13:51:56Z



    Sidoarjo -  Dua inovasi unggulan Pemkab Sidoarjo masuk nominator Inovative Government Award (IGA) Tahun 2025. Inovasi tersebut berupa aplikasi website https://myretribusi.sidoarjokab.go.id/ dan inovasi non-digital bernama Duta Hatiku (Dukcapil Tanggap Bencana Harapan Timbul Kembali Utuh). Inovasi my retribusi sendiri merupakan inovasi digital yang berorientasi pada transparansi dan kemudahan pembayaran retribusi daerah, Inovasi tersebut memacu peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Sedangkan inovasi Duta Hatiku merupakan inovasi pelayanan jemput bola penerbitan dokumen kependudukan dilokasi bencana atau musibah. Inovasi tersebut menyentuh langsung aspek sosial melalui pelayanan publik yang humanis bagi masyarakat yang tertimpa bencana.


    Pagi tadi, tim penilai validasi lapangan IGA 2025 berkunjung ke Kabupaten Sidoarjo, Rabu, (19/11). Kedatangan Asisten Deputi Pengembangan Praktik Terbaik Pelayanan Publik Deputi Bidang Pelayanan Publik Kemenpan RB, Yenni Afriani Maria Sitohang bersama Wellem Bendektus Abarua dari Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kemendagri diterima langsung Bupati Sidoarjo H. Subandi di Pendopo Delta Wibawa.


    Bupati Sidoarjo H. Subandi menyambut baik kedatangan penilai validasi lapangan IGA 2025 ke Kabupaten Sidoarjo. Disampaikannya inovasi telah menjadi komitmen Kabupaten Sidoarjo yang terus diperkuat. Hal itu untuk memastikan pelayanan publik yang cepat, mudah, dan transparan kepada masyarakat. 


    “Bagi pemerintah daerah, inovasi ini menjadi komitmen yang harus terus diperkuat. Inovasi ini kami upayakan untuk memastikan pelayanan publik menjadi lebih cepat, lebih mudah, dan lebih transparan dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ucapnya.


    Bupati Sidoarjo H. Subandi mengaku Kabupaten Sidoarjo siap divalidasi. Ia telah menyiapkan seluruh data dukung, ekosistem inovasi daerah, serta para inovator dan PIC yang terlibat. Ia juga berharap tim penilai validasi lapangan IGA 2025 dapat juga memberikan masukan konstruktif untuk perbaikan inovasi yang berkelanjutan.


    “Kami siap divalidasi. Mari kita jadikan proses ini sebagai upaya bersama untuk terus mewujudkan pemerintahan yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada hasil nyata bagi masyarakat,” ujarnya.


    Asisten Deputi Pengembangan Praktik Terbaik Pelayanan Publik Deputi Bidang Pelayanan Publik Kemenpan RB, Yenni Afriani Maria Sitohang mengatakan, kunjungan ini bertujuan untuk mengecek sejauh mana inovasi tersebut diterapkan di lapangan. Selain itu ia akan melihat dampak inovasi tersebut terhadap peningkatan layanan public.


    “Kami akan mengkroscek apakah dari proposal dan presentasi inovasi yang bapak paparkan sesuai dengan yang ada dilapangan,”ucapnya.


    Yenni juga berharap inovasi yang telah dibuat tidak hanya berhenti disini. Namun dapat terus berlanjut demi perbaikan pelayanan publik kepada masyarakat.


    “Harapannya inovasi yang sudah ada ini dapat terus berlanjut, tidak berhenti saat penghargaan saja,” ujarnya. 

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini, baru

    "); ?&max-results=10'>+
    ?orderby=published&alt=json-in-script&callback=labelthumbs\"><\/script>");