• Jelajahi

    Copyright © WARTA - KOTA DELTA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Create a vertical poster design with a formal, modern, and patriotic Indonesian theme for a “Peaceful Village Head Election”. Use dominant red, white, and light blue colors with traditional Indonesian batik ornaments on the left and right borders. Add decorative elements such as red-and-white ribbons, small stars, confetti, and festive accents while maintaining an official government-style appearance. At the top of the poster, place organization logos and the text: “PAGUYUBAN KEPALA DESA INDONESIA (PKDI) KECAMATAN BALONGBENDO BERSAMA FORKOPIMKA BALONGBENDO, KABUPATEN SIDOARJO” Add a bold large 3D-style headline in the center: “SIAP MENSUKSESKAN PEMILIHAN KEPALA DESA DAMAI (PILKADES DAMAI)” In the middle section, show a realistic group photo of 7 officials and community leaders standing in front of a government building, posing with their right hands on their chest. The group should include village heads, police officers, military personnel, and village officials. Use natural lighting and a formal documentary-style composition. At the bottom, add a ribbon/banner with the text: “UNTUK BALONGBENDO YANG AMAN DAN MAJU” Design style: clean and professional Indonesian government organization poster combination of flat illustration and realistic photography symmetrical layout high quality Instagram-friendly sharp details vertical 4:5 ratio.

    Latest Post

    Polsek Wonoayu Beri Edukasi Anti-Bullying di MI Miftahul Ulum, Tanamkan Sikap Saling Menghormati Sejak Dini

    SJ MEDIA OFFICIAL
    17 Nov 2025, 17.56 WIB Last Updated 2025-11-17T10:56:13Z


    Sidoarjo - Dalam upaya mewujudkan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi para pelajar, Polsek Wonoayu Polresta Sidoarjo terus menggencarkan program pencegahan perundungan (bullying). Salah satu kegiatan edukatif tersebut dilaksanakan di MI Miftahul Ulum pada Senin (17/11/2025).


    Pada kesempatan itu, Aipda Rifai hadir sebagai narasumber dan memberikan pembekalan mengenai pentingnya saling menghormati serta menjaga perilaku dalam kehidupan sehari-hari. Ia mengingatkan para siswa agar tidak mudah terpengaruh perilaku negatif, terutama di era digital.


    “Gunakan kata-kata yang baik, jangan kasar kepada teman. Kalau melihat ada yang menjadi korban bullying, segera bantu dan laporkan kepada guru atau orang tua,” tegas Aipda Rifai di hadapan ratusan siswa.


    Ia menjelaskan bahwa tindakan perundungan tidak hanya menyakiti fisik, tetapi juga dapat meninggalkan luka mental dan sosial bagi korban. Karena itu, ia mengajak para pelajar untuk lebih peduli terhadap sesama dan bersama menciptakan suasana sekolah yang ramah anak.


    Melalui edukasi ini, Polsek Wonoayu berharap para siswa semakin memahami bahaya bullying serta tumbuh kesadaran untuk menolak segala bentuk kekerasan. Upaya preventif seperti ini menjadi langkah penting dalam menghadirkan lingkungan belajar yang lebih sehat, aman, dan kondusif bagi generasi muda. Jh


    Komentar

    Tampilkan

    Terkini, baru

    "); ?&max-results=10'>+
    ?orderby=published&alt=json-in-script&callback=labelthumbs\"><\/script>");