• Jelajahi

    Copyright © WARTA - KOTA DELTA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Create a vertical poster design with a formal, modern, and patriotic Indonesian theme for a “Peaceful Village Head Election”. Use dominant red, white, and light blue colors with traditional Indonesian batik ornaments on the left and right borders. Add decorative elements such as red-and-white ribbons, small stars, confetti, and festive accents while maintaining an official government-style appearance. At the top of the poster, place organization logos and the text: “PAGUYUBAN KEPALA DESA INDONESIA (PKDI) KECAMATAN BALONGBENDO BERSAMA FORKOPIMKA BALONGBENDO, KABUPATEN SIDOARJO” Add a bold large 3D-style headline in the center: “SIAP MENSUKSESKAN PEMILIHAN KEPALA DESA DAMAI (PILKADES DAMAI)” In the middle section, show a realistic group photo of 7 officials and community leaders standing in front of a government building, posing with their right hands on their chest. The group should include village heads, police officers, military personnel, and village officials. Use natural lighting and a formal documentary-style composition. At the bottom, add a ribbon/banner with the text: “UNTUK BALONGBENDO YANG AMAN DAN MAJU” Design style: clean and professional Indonesian government organization poster combination of flat illustration and realistic photography symmetrical layout high quality Instagram-friendly sharp details vertical 4:5 ratio.

    Latest Post

    Jelang Ramadan, Pemdes Watesari Gelar Ruwat Desa, Dari Khataman Al-Qur’an hingga Wayang Kulit

    SJ MEDIA OFFICIAL
    13 Feb 2026, 09.04 WIB Last Updated 2026-02-13T02:04:22Z

     

    Balongbendo  – Pemerintah Desa Watesari, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, kembali menggelar tradisi tahunan Ruwat Desa atau Bersih Desa menjelang datangnya bulan suci Ramadan. Kegiatan yang sarat nilai religius dan kearifan lokal tersebut menjadi momentum refleksi sekaligus ungkapan rasa syukur masyarakat atas limpahan rezeki dan keselamatan desa.


    Kepala Desa Watesari, Arofik, mengatakan bahwa kegiatan Ruwat Desa telah menjadi agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun sebelum Ramadan.

    “Kegiatan ini kita agendakan setiap tahun. Kemarin malam kita menggelar khataman Al-Qur’an di pendopo balai desa. Pagi ini kita ziarah ke makam sesepuh yang babat Desa Watesari. Nanti malam kita tutup dengan pagelaran wayang kulit di pendopo desa,” ujar Arofik, Jumat (13/02/2026).


    Rangkaian kegiatan dimulai dengan khataman Al-Qur’an yang diikuti perangkat desa, tokoh agama, serta warga setempat. Suasana khidmat menyelimuti pendopo balai desa saat doa-doa dipanjatkan untuk keselamatan dan keberkahan seluruh masyarakat Watesari.

    Keesokan paginya, masyarakat bersama perangkat desa melaksanakan ziarah ke makam para sesepuh yang diyakini sebagai tokoh pembabat Desa Watesari. Tradisi ini menjadi simbol penghormatan kepada para pendahulu sekaligus pengingat akan sejarah berdirinya desa.


    Sebagai puncak acara, pagelaran wayang kulit akan digelar pada malam harinya di pendopo desa. Pertunjukan seni tradisional tersebut bukan hanya menjadi hiburan rakyat, tetapi juga sarana mempererat kebersamaan serta menjaga warisan budaya Jawa agar tetap lestari di tengah arus modernisasi.


    Ruwat Desa di Watesari tidak sekadar seremoni tahunan. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ruang spiritual dan sosial bagi masyarakat untuk menyambut Ramadan dengan hati yang bersih, penuh kebersamaan, dan semangat gotong royong.


    Dengan tetap menjaga tradisi dan nilai religius, Pemerintah Desa Watesari berharap kegiatan ini dapat terus dilestarikan sebagai identitas budaya sekaligus penguat persatuan warga desa.jh

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini, baru

    MEMO CYBER TV

    "); ?&max-results=10'>+
    ?orderby=published&alt=json-in-script&callback=labelthumbs\"><\/script>");