• Jelajahi

    Copyright © WARTA - KOTA DELTA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Create a vertical poster design with a formal, modern, and patriotic Indonesian theme for a “Peaceful Village Head Election”. Use dominant red, white, and light blue colors with traditional Indonesian batik ornaments on the left and right borders. Add decorative elements such as red-and-white ribbons, small stars, confetti, and festive accents while maintaining an official government-style appearance. At the top of the poster, place organization logos and the text: “PAGUYUBAN KEPALA DESA INDONESIA (PKDI) KECAMATAN BALONGBENDO BERSAMA FORKOPIMKA BALONGBENDO, KABUPATEN SIDOARJO” Add a bold large 3D-style headline in the center: “SIAP MENSUKSESKAN PEMILIHAN KEPALA DESA DAMAI (PILKADES DAMAI)” In the middle section, show a realistic group photo of 7 officials and community leaders standing in front of a government building, posing with their right hands on their chest. The group should include village heads, police officers, military personnel, and village officials. Use natural lighting and a formal documentary-style composition. At the bottom, add a ribbon/banner with the text: “UNTUK BALONGBENDO YANG AMAN DAN MAJU” Design style: clean and professional Indonesian government organization poster combination of flat illustration and realistic photography symmetrical layout high quality Instagram-friendly sharp details vertical 4:5 ratio.

    Latest Post

    Ruwat Desa Kraton Digelar Religius dan Meriah, Tradisi Leluhur Dipadu Spirit Keislaman

    SJ MEDIA OFFICIAL
    12 Feb 2026, 21.00 WIB Last Updated 2026-02-12T14:00:48Z


    Krian — Suasana khidmat bercampur semarak menyelimuti Desa Kraton, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, Kamis (12/2/2026). Pemerintah desa bersama seluruh elemen masyarakat kembali menggelar tradisi tahunan Ruwat Desa atau Bersih Desa, sebagai wujud syukur atas limpahan rezeki, kesehatan, serta doa keselamatan bagi desa dari segala marabahaya.


    Tradisi yang sarat nilai budaya dan spiritual ini diawali sejak pagi hari dengan kegiatan Khatmil Al-Qur’an yang berlangsung di balai desa serta seluruh masjid dan musala di Desa Kraton. Perangkat desa, tokoh agama, dan masyarakat larut dalam lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an, menegaskan komitmen warga untuk menjadikan nilai-nilai religius sebagai ruh dalam pelestarian tradisi.


    Tokoh masyarakat Desa Kraton, Titus Budi Santoso, menjelaskan bahwa konsep ruwat desa dalam beberapa tahun terakhir dikemas lebih religius tanpa meninggalkan akar budaya.


    “Ruwat desa selama beberapa tahun ini kami konsep lebih religius. Diawali khatmil Al-Qur’an pada Kamis pagi dan diakhiri dengan sholawatan pada Minggu malam. Setelah khatmil, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan ziarah makam untuk mendoakan para sesepuh dan pendiri Desa Kraton agar mendapat tempat mulia di sisi Allah SWT,” ujarnya.


    Pada malam hari, rangkaian acara dilanjutkan dengan tasyakuran dan doa bersama sebagai simbol rasa syukur sekaligus penanda penutupan kegiatan hari pertama. Sementara itu, pada Minggu pagi, masyarakat menggelar kirab tumpeng sebagai simbol gotong royong dan sedekah bumi. Warga dari berbagai dusun berkumpul membawa tumpeng terbaik untuk dinikmati bersama dalam suasana penuh kebersamaan.


    Puncak peringatan Ruwat Desa Kraton digelar pada Minggu malam melalui agenda Kraton Bersholawat, yang menjadi magnet kebersamaan sekaligus refleksi spiritual bagi masyarakat.


    “Alhamdulillah, tradisi tahunan ini tetap terjaga. Ini bukan sekadar ritual, tetapi momentum mempererat silaturahmi. Dengan ditutup sholawat, kami berharap Desa Kraton semakin berkah, damai, dan dijauhkan dari balak,” pungkas Titus.


    Rangkaian ruwat desa pun ditutup dengan doa bersama yang khusyuk, menandai berakhirnya tradisi dengan penuh keberkahan, kedamaian, dan harapan baru bagi masyarakat Desa Kraton. 

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini, baru

    MEMO CYBER TV

    "); ?&max-results=10'>+
    ?orderby=published&alt=json-in-script&callback=labelthumbs\"><\/script>");