• Jelajahi

    Copyright © WARTA - KOTA DELTA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Create a vertical poster design with a formal, modern, and patriotic Indonesian theme for a “Peaceful Village Head Election”. Use dominant red, white, and light blue colors with traditional Indonesian batik ornaments on the left and right borders. Add decorative elements such as red-and-white ribbons, small stars, confetti, and festive accents while maintaining an official government-style appearance. At the top of the poster, place organization logos and the text: “PAGUYUBAN KEPALA DESA INDONESIA (PKDI) KECAMATAN BALONGBENDO BERSAMA FORKOPIMKA BALONGBENDO, KABUPATEN SIDOARJO” Add a bold large 3D-style headline in the center: “SIAP MENSUKSESKAN PEMILIHAN KEPALA DESA DAMAI (PILKADES DAMAI)” In the middle section, show a realistic group photo of 7 officials and community leaders standing in front of a government building, posing with their right hands on their chest. The group should include village heads, police officers, military personnel, and village officials. Use natural lighting and a formal documentary-style composition. At the bottom, add a ribbon/banner with the text: “UNTUK BALONGBENDO YANG AMAN DAN MAJU” Design style: clean and professional Indonesian government organization poster combination of flat illustration and realistic photography symmetrical layout high quality Instagram-friendly sharp details vertical 4:5 ratio.

    Latest Post

    Sidoarjo Raih Predikat Kabupaten STBM 5 Pilar, Bukti Kesadaran Warga Jaga Sanitasi Meningkat

    SJ MEDIA OFFICIAL
    24 Jul 2026, 11.37 WIB Last Updated 2026-07-24T04:37:48Z


    SIDOARJO – Kabupaten Sidoarjo resmi menyandang predikat Kabupaten Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) 5 Pilar setelah dinyatakan memenuhi seluruh indikator sanitasi berdasarkan hasil verifikasi lapangan Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Capaian tersebut menjadi bukti meningkatnya kesadaran masyarakat dalam menerapkan pola hidup bersih dan sehat secara berkelanjutan.


    Penetapan status tersebut dilakukan usai Tim Verifikasi Lapangan Kemenkes melakukan penilaian di 12 desa dan kelurahan yang tersebar di enam kecamatan di Kabupaten Sidoarjo.


    Ketua Tim Verifikasi Lapangan Kemenkes, drg. Sulvy Dwi Anggraini, mengatakan keberhasilan Sidoarjo tidak lepas dari tingginya partisipasi masyarakat serta kuatnya kolaborasi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan berbagai pemangku kepentingan.


    "Kesadaran masyarakat menjadi kontribusi terbesar. Komitmen ini dibangun dari kesadaran kolektif dengan kolaborasi lintas sektor yang luar biasa," ujarnya di Pendopo Delta Wibawa, Kamis (23/7/2026).


    Berdasarkan hasil verifikasi, capaian indikator STBM di Kabupaten Sidoarjo menunjukkan hasil yang menggembirakan. Sebanyak 100 persen kepala keluarga telah menghentikan praktik buang air besar sembarangan, 97 persen membiasakan mencuci tangan menggunakan sabun, 89 persen mengelola air minum dan makanan rumah tangga secara aman, 83 persen melakukan pengamanan sampah rumah tangga, serta 72 persen melaksanakan pengelolaan limbah cair rumah tangga dengan baik.


    Dengan capaian tersebut, Sidoarjo menjadi kabupaten kelima dari 38 kabupaten/kota di Jawa Timur yang berhasil memenuhi indikator STBM 5 Pilar.


    Bupati Sidoarjo Subandi menegaskan keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama seluruh elemen masyarakat dan pemerintah daerah dalam membangun budaya hidup sehat.


    "Keberhasilan ini adalah hasil kolaborasi. STBM harus menjadi budaya masyarakat yang berkelanjutan. Ikhtiar ini untuk menciptakan lingkungan yang sehat, bersih, serta mendukung terwujudnya Kabupaten Sidoarjo yang sehat dan sejahtera," kata Subandi.


    Ia juga meminta camat, kepala desa, hingga jajaran puskesmas untuk terus menjaga semangat kolaborasi tersebut. Menurutnya, sebagai daerah urban dengan tingkat kepadatan penduduk yang tinggi, tantangan sanitasi di Sidoarjo membutuhkan komitmen jangka panjang.


    "Peran camat, kepala desa, dan puskesmas sangat vital. Jangan hanya untuk meraih penghargaan, tetapi bagaimana kolaborasi ini terus dijaga agar masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya," tegasnya.


    Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berharap penerapan STBM 5 Pilar tidak berhenti pada pencapaian predikat semata, melainkan terus menjadi budaya di tengah masyarakat. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah penyakit berbasis lingkungan, meningkatkan kualitas kesehatan keluarga, serta mendukung terwujudnya Sidoarjo yang sehat, bersih, dan sejahtera. Jun


    Komentar

    Tampilkan

    Terkini, baru

    MEMO CYBER TV

    "); ?&max-results=10'>+
    ?orderby=published&alt=json-in-script&callback=labelthumbs\"><\/script>");