Sidoarjo – Polsek Buduran Polresta Sidoarjo terus memperkuat upaya pencegahan penyebaran paham intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme di kalangan generasi muda. Langkah tersebut dilakukan melalui sosialisasi kepada sekitar 900 siswa SMP Negeri 1 Buduran, Desa Wadungasih, Kecamatan Buduran, Jumat (14/8/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB tersebut dipimpin Kapolsek Buduran Kompol Sugeng Sulistyono, SH., MH., didampingi Kanit Binmas Polsek Buduran Iptu Sutarno, SH.
Dalam sosialisasi tersebut, para siswa kelas 7 hingga 9 diajak memahami pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia. Sikap saling menghormati, menghargai perbedaan, serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi maupun ajakan yang dapat memecah belah persatuan menjadi pesan utama yang disampaikan.
“Indonesia merupakan bangsa yang memiliki keberagaman. Perbedaan bukan alasan untuk saling bermusuhan, tetapi menjadi kekuatan untuk menjaga persatuan dan kerukunan,” pesan Kapolsek Buduran kepada para pelajar.
Selain sosialisasi, Polsek Buduran bersama pihak sekolah juga melakukan penandatanganan komitmen bersama untuk menjaga lingkungan sekolah dan masyarakat agar terbebas dari paham intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme.
Komitmen tersebut menjadi bentuk sinergitas antara kepolisian dan dunia pendidikan dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, damai, dan kondusif.
Pihak SMP Negeri 1 Buduran menyambut positif kegiatan tersebut. Sosialisasi dinilai penting sebagai langkah preventif untuk memberikan pemahaman kepada pelajar agar mampu menyikapi perbedaan secara bijak serta tidak mudah terpengaruh paham yang bertentangan dengan nilai-nilai kebangsaan.
Kapolsek Buduran menegaskan bahwa pencegahan paham intoleransi dan radikalisme membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk sekolah, keluarga, dan lingkungan sekitar.
“Polri hadir di tengah masyarakat bukan hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga melalui langkah-langkah pencegahan dan edukasi. Kami ingin generasi muda tumbuh menjadi generasi yang cinta damai, menghargai keberagaman, serta memiliki semangat persatuan,” ujarnya.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya Polsek Buduran dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap aman dan kondusif, sekaligus mendukung terwujudnya generasi emas Indonesia 2045. Jun




