Mimik datang didampingi pejabat Dinas Perumahan, Permukiman, Cipta Karya, dan Tata Ruang (P2CKTR) Sidoarjo serta Forkopimka Sidoarjo. Ia mengecek langsung tiga gedung Rusunawa Pucang, yakni Gedung A, B, dan C.
Pengecekan dilakukan mulai dari kondisi bangunan, kebersihan lingkungan, fasilitas umum, pelayanan kepada penghuni hingga aspek keamanan. Mimik juga berdialog dengan sejumlah warga untuk mendengar langsung keluhan mereka.
Menurut Mimik, pemerintah daerah harus memastikan penghuni rusunawa mendapatkan pelayanan dan fasilitas yang layak. Terlebih, penghuni telah membayar biaya sewa setiap bulan sesuai ketentuan.
“Karena mereka sudah membayar setiap bulan, haknya harus terpenuhi, seperti fasilitas umum dan kebersihan di lingkungan masing-masing,” ujar Mimik.
Salah satu persoalan yang menjadi sorotan Mimik adalah minimnya tenaga kebersihan. Tiga gedung Rusunawa Pucang yang masing-masing memiliki lima lantai hanya ditangani oleh dua petugas kebersihan.
“Kondisi kebersihan sangat tidak layak. Tiga gedung mulai lantai satu sampai lantai lima hanya diurus dua orang tenaga kebersihan. Halamannya kotor dan penuh sampah,” tegasnya.
Selain kebersihan, Mimik menemukan sejumlah fasilitas yang perlu segera dibenahi. Di antaranya penerangan, sistem keamanan, serta bagian atap bangunan yang mengalami kebocoran.
Mimik mengatakan pihaknya akan segera berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk merumuskan langkah perbaikan.
“Yang segera kita usulkan adalah perbaikan fasilitas, terutama penerangan, kebersihan dan CCTV untuk keamanan. Ada juga gedung yang bocor, sehingga harus segera dilakukan pembenahan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan,” jelasnya.
Rusunawa Pucang terdiri atas tiga gedung dengan total 297 ruangan. Saat ini terdapat 226 keluarga yang menghuni rusunawa tersebut dengan tingkat hunian sekitar 85 persen.
Tarif sewa disesuaikan dengan lantai unit yang ditempati. Untuk unit di lantai bawah, misalnya, tarif sewa mencapai Rp 545 ribu per bulan yang sudah termasuk biaya listrik dan air.
Dalam sidak tersebut, Mimik juga menyoroti pengelolaan pendapatan dari sektor sewa rusunawa.
Berdasarkan data yang disampaikannya, pendapatan dari lima rusunawa di Kabupaten Sidoarjo hingga Juni 2026 telah mencapai sekitar Rp 7,3 miliar.
Mimik menilai pendapatan tersebut semestinya dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menunjang pemeliharaan, perawatan hingga renovasi rusunawa.
“Pendapatan dari rusunawa ini harus dikembalikan untuk biaya renovasi atau perawatan agar pelayanan kepada penghuni bisa optimal,” ujarnya.
Ia meminta perangkat daerah terkait melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap pengelolaan rusunawa, sehingga hak dan kenyamanan penghuni dapat lebih terjamin.
Selain persoalan di dalam rusunawa, Mimik juga menerima keluhan warga mengenai dugaan asap dan bau yang disebut berasal dari aktivitas pabrik di sekitar kawasan tersebut.
Untuk menindaklanjuti keluhan itu, Mimik kemudian melakukan audiensi dengan pihak PT Sekar Laut Tbk bersama sejumlah perwakilan penghuni Rusunawa Pucang. Lokasi perusahaan diketahui berada bersebelahan dengan Rusunawa Pucang.
Dalam audiensi, pihak perusahaan menyampaikan bahwa berdasarkan pengecekan sebelumnya, asap yang dikeluhkan warga tidak berasal dari aktivitas pabrik.
Meski demikian, pihak perusahaan berkomitmen melakukan pengecekan ulang untuk memastikan sumber asap sekaligus menindaklanjuti keluhan masyarakat.
“Alhamdulillah, berdasarkan pengecekan ternyata asap tersebut bukan dari pabrik. Tetapi, akan kita cek ulang, sebenarnya asap itu berasal dari mana. Masyarakat juga sudah menyampaikan secara langsung dan dari pihak pabrik berkomitmen untuk menindaklanjuti aduan masyarakat,” kata Mimik.
Pengecekan lanjutan juga akan dilakukan terhadap keluhan warga terkait bau dan polusi yang dirasakan di sekitar kawasan pabrik.
Mimik menegaskan, pemerintah daerah bersama pihak terkait akan terus melakukan pemantauan agar persoalan yang dikeluhkan masyarakat dapat segera diketahui sumbernya dan ditindaklanjuti.
Langkah tersebut diharapkan dapat menciptakan lingkungan Rusunawa Pucang yang lebih bersih, aman, nyaman, serta memberikan pelayanan yang sesuai dengan hak para penghuninya. Jun


