![]() |
| Kapolsek Balongbendo saat mengantarkan korban ke rumah duka |
Sidoarjo – Upaya pencarian seorang remaja berusia 14 tahun yang dilaporkan terseret arus Sungai Magetan Kanal, Desa Wonokupang, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, berakhir duka. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia tidak jauh dari lokasi kejadian, Sabtu (26/9/2026).
Korban diketahui berinisial FD, warga Desa Bogempinggir, Kecamatan Balongbendo. Peristiwa tersebut terjadi saat korban bersama dua temannya hendak mandi di sungai lantaran cuaca sedang panas.
Kapolsek Balongbendo Kompol Dr. Sunari, S.E., S.H., M.M., menjelaskan, ketiga remaja tersebut awalnya mandi bersama di sungai. Tidak lama kemudian, teman-teman korban berteriak meminta pertolongan hingga menarik perhatian warga yang rumahnya berada di sekitar sungai.
“Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada kami. Anggota Polsek Balongbendo bersama saya langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pencarian dan evakuasi,” ujar Sunari.
Pencarian dilakukan bersama warga sekitar. Sekitar pukul 15.45 WIB, korban akhirnya ditemukan di sekitar Jembatan Sasak, Desa Wonokupang.
Korban kemudian dievakuasi dari lokasi dan dibawa ke RS Anwar Medika untuk penanganan lebih lanjut.
Sunari mengatakan, proses pencarian dan evakuasi dapat dilakukan dengan cepat berkat koordinasi personel kepolisian bersama masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah cepat melaporkan kejadian ini, sehingga korban dapat segera ditemukan dan dievakuasi,” katanya.
Atas kejadian tersebut, Sunari menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya anak-anak dan remaja, agar meningkatkan kewaspadaan ketika beraktivitas di sekitar sungai.
“Kami turut berbelasungkawa kepada keluarga korban. Semoga diberikan ketabahan dan kekuatan. Kami mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai untuk mencegah kejadian serupa kembali terjadi,” pungkasnya. Jun


