SIDOARJO – Rasa cemas keluarga M. Azka Irvanto (9) setelah beberapa hari kehilangan buah hati akhirnya berubah menjadi kelegaan. Bocah asal Desa Pungging, Kabupaten Mojokerto, itu berhasil ditemukan jajaran Polsek Balongbendo, Polresta Sidoarjo, saat seorang diri di pinggir jalan.
Azka ditemukan pada Senin (7/9/2026) dalam kondisi kebingungan. Saat ditemukan petugas, ia masih membawa sepeda pancal miliknya.
Sebelumnya, Azka telah dilaporkan hilang oleh orangtuanya. Mendapat informasi tersebut, Kapolsek Balongbendo Kompol Dr. Sunari, S.E., S.H., M.M., langsung menginstruksikan anggotanya meningkatkan patroli di jalur-jalur yang berada di wilayah perbatasan Mojokerto-Sidoarjo.
Patroli dilakukan sebagai upaya mempersempit area pencarian sekaligus mengantisipasi kemungkinan Azka berada di sekitar jalur tersebut.
Upaya petugas akhirnya membuahkan hasil. Saat melakukan patroli, anggota Polsek Balongbendo menemukan Azka berada di pinggir jalan seorang diri bersama sepeda pancalnya.
Petugas kemudian membawa Azka ke Mapolsek Balongbendo untuk memastikan kondisi dan keselamatannya sebelum menghubungi pihak keluarga.
Setelah dilakukan komunikasi, polisi menghubungi ayah Azka, Budi Irwanto, warga Desa Pungging, Kabupaten Mojokerto.
Momen haru pun terjadi ketika Azka akhirnya kembali bertemu dengan ayahnya setelah beberapa hari dinyatakan hilang.
Kapolsek Balongbendo Kompol Dr. Sunari mengatakan, keselamatan anak menjadi prioritas utama setelah petugas menerima informasi mengenai laporan kehilangan tersebut.
“Begitu menerima informasi adanya anak yang dilaporkan hilang, kami langsung meningkatkan patroli, terutama di jalur perbatasan Mojokerto-Sidoarjo. Alhamdulillah, anggota berhasil menemukan yang bersangkutan dalam kondisi selamat,” ujar Sunari.
Menurut Sunari, langkah cepat tersebut merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat.
“Kami langsung membawa anak tersebut ke Mapolsek untuk memastikan keamanannya, kemudian menghubungi orangtuanya agar segera dapat dipertemukan kembali dengan keluarganya,” katanya.
Sunari mengapresiasi kesigapan anggotanya yang langsung bergerak setelah menerima informasi tersebut.
Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya para orangtua, agar meningkatkan pengawasan terhadap anak ketika beraktivitas di luar rumah.
“Kami mengimbau kepada para orangtua agar selalu mengawasi aktivitas anak dan memastikan mereka tidak pergi seorang diri ke tempat yang jauh dari rumah. Jika terjadi sesuatu, segera laporkan kepada pihak kepolisian agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat,” pungkasnya.
Keberhasilan menemukan Azka dan mempertemukannya kembali dengan orangtua menjadi bukti bahwa respons cepat serta sinergi antara masyarakat dan kepolisian sangat penting dalam penanganan kasus anak hilang.
Keluarga pun kini dapat bernapas lega setelah Azka kembali ke pangkuan orangtuanya dalam kondisi selamat. Jun


