![]() |
| Sebanyak 12 Perwira Menengah (Pamen) Polri dari berbagai kesatuan di Indonesia mengikuti Kuliah Kerja Profesi (KKP) di Jembrana-Bali |
Jembrana, Bali - Sebanyak 12 Perwira Menengah (Pamen) Polri dari berbagai kesatuan di Indonesia mengikuti Kuliah Kerja Profesi (KKP) di Jembrana-Bali. Kegiatan yang berlangsung selama 5 hari ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, wawasan, dan keterampilan para Pamen Polri dalam rangka melengkapi kompetensi yang telah mereka peroleh selama perkuliahan di Sespimmen Polri.
KKP di Jembrana-Bali tidak hanya diisi dengan forum diskusi bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat. Para Pamen Polri ini juga turun langsung ke masyarakat untuk menggelar aksi bakti sosial. Mereka mengunjungi berbagai tempat seperti desa, sekolah, dan pasar untuk berinteraksi dengan masyarakat dan mendengarkan keluhan mereka.
Salah satu kegiatan yang menarik perhatian adalah kunjungan ke Desa Adat Pengotan, sebuah desa wisata terkenal di Bali. Di sana, para Pamen Polri berdialog dengan tokoh adat dan masyarakat setempat untuk mempelajari budaya dan tradisi Bali. Mereka juga membantu membersihkan pura dan lingkungan desa.
Di pasar tradisional, para Pamen Polri membagikan sembako dan kebutuhan pokok lainnya kepada para pedagang dan pembeli. Bantuan ini disambut dengan gembira oleh masyarakat, terutama di tengah situasi ekonomi yang sulit saat ini.
KKP di Jembrana-Bali ini memberikan kesempatan bagi para Pamen Polri untuk belajar langsung dari masyarakat. Mereka dapat melihat secara langsung berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat dan mencari solusi yang tepat.
"KKP ini sangat bermanfaat bagi kami. Kami dapat belajar banyak dari masyarakat dan mengetahui apa yang mereka butuhkan," ujar Kompol Yanto Mulyanto, salah satu Pamen Polri peserta KKP.
Selain memberikan bantuan sosial, para Pamen Polri ini juga memberikan penyuluhan kepada masyarakat tentang berbagai hal, seperti kamtibmas, kesehatan, dan hukum. Mereka juga membantu menyelesaikan beberapa permasalahan yang dihadapi masyarakat.
"Kami ingin memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Kami ingin membantu mereka mengatasi berbagai permasalahan yang mereka hadapi," kata Kombes Pol Imam Santoso, Perwira Pendamping Serdik Sespimen Polri ke-64.
KKP di Jembrana-Bali ini merupakan contoh nyata sinergi antara Polri dan masyarakat. Kegiatan ini menunjukkan bahwa Polri tidak hanya bertugas untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk membantu masyarakat dalam berbagai hal.




