• Jelajahi

    Copyright © WARTA - KOTA DELTA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    DON'T MISS
    Loading...

    Latest Post

    Polsek Balongbendo Dukung Swasembada Jagung 2026, Lahan 2.500 Meter Siap Panen

    SJ MEDIA OFFICIAL
    11 Mar 2026, 15.10 WIB Last Updated 2026-03-11T08:10:48Z



    Sidoarjo – Upaya mendukung program ketahanan pangan nasional terus dilakukan jajaran Kepolisian. Salah satunya melalui program Polri Cinta Petani yang digalakkan Polsek Balongbendo Polresta Sidoarjo dengan mendampingi para petani dalam budidaya jagung.


    Kapolsek Balongbendo Kompol Sugeng Sulistiyono bersama kelompok tani melakukan pengecekan lahan jagung yang akan memasuki masa panen pada kuartal pertama tahun 2026, Rabu (11/3/2026).


    Kegiatan tersebut dilaksanakan di lahan milik Kelompok Tani (Poktan) Gewokepang Desa Wonokupang, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo.


    Dalam kegiatan tersebut turut hadir perangkat desa, pengurus kelompok tani, penyuluh pertanian lapangan (PPL) Kecamatan Balongbendo, serta anggota Polsek Balongbendo.


    Kapolsek Balongbendo Kompol Sugeng Sulistiyono mengatakan, lahan seluas sekitar 2.500 meter persegi milik petani Mukadi yang ditanami jagung varietas Perkasa Hibrida saat ini telah berusia sekitar 110 hari dan diperkirakan akan dipanen pada awal April 2026.

    “Program ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap ketahanan pangan nasional serta upaya membantu para petani agar lahan yang ada dapat dimanfaatkan secara maksimal,” kata Sugeng di sela kegiatan.


    Ia juga menambahkan, Polsek Balongbendo akan terus berupaya mencari lahan-lahan yang masih belum dimanfaatkan agar bisa digunakan untuk penanaman jagung dalam rangka mendukung program swasembada jagung tahun 2026 yang menjadi salah satu program pemerintah.


    Sementara itu, Ketua Poktan Gewokepang Mukadi menyampaikan apresiasi kepada Polsek Balongbendo atas dukungan yang diberikan kepada para petani.


    Menurutnya, bantuan benih jagung dan pupuk dari program ketahanan pangan tersebut sangat membantu petani dalam mengelola lahan pertanian.


    “Kami sangat terbantu dengan adanya program ini. Lahan yang sebelumnya kurang dimanfaatkan sekarang bisa ditanami jagung dan memberi manfaat bagi para petani,” ujar Mukadi.


    Ia menambahkan, hasil panen jagung nantinya akan diproses menggunakan mesin pemipil sebelum kemudian disalurkan melalui Bulog Sidoarjo. Jh

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini, baru

    "); ?&max-results=10'>+
    ?orderby=published&alt=json-in-script&callback=labelthumbs\"><\/script>");