SIDOARJO — Upaya meningkatkan keselamatan masyarakat terus dilakukan jajaran kepolisian. Kali ini, Satlantas Polresta Sidoarjo bersama Polsek Balongbendo menggandeng tim medis dari RSU Anwar Medika menggelar kegiatan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD), Jumat (27/2/2026) sore.
Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Bakungtemenggungan, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, ini diikuti anggota kepolisian, tenaga kesehatan, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta warga setempat. Program ini menjadi bagian dari edukasi keselamatan berlalu lintas yang dikemas melalui pendekatan humanis dan partisipatif.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Kanit Gakkum Satlantas Polresta Sidoarjo beserta anggota, Kanit Lantas Polsek Balongbendo bersama personel, Kepala Desa Bakungtemenggungan, Wakil Direktur RSU Anwar Medika bersama tim PPGD, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.
Kanit Lantas Polsek Balongbendo, Ipda Sugeng, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari Program DOKAR Sidoarjo, yang bertujuan memperkuat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas sekaligus memberikan bekal keterampilan penyelamatan dasar.
“Melalui kegiatan ini, masyarakat tidak hanya diajak tertib berlalu lintas, tetapi juga dibekali kemampuan dasar pertolongan pertama. Penanganan awal yang tepat dapat mengurangi risiko fatalitas korban kecelakaan sebelum mendapat perawatan medis lanjutan,” ujar Ipda Sugeng.
Kepala Desa Bakungtemenggungan menyampaikan apresiasi atas kepedulian jajaran kepolisian dan pihak rumah sakit dalam memberikan edukasi langsung kepada masyarakat. Menurutnya, kegiatan tersebut sangat bermanfaat dalam meningkatkan kesiapsiagaan warga menghadapi situasi darurat di jalan raya.
Dalam sesi praktik, tim medis RSU Anwar Medika memberikan simulasi langsung penanganan korban kecelakaan lalu lintas, mulai dari teknik pemeriksaan kondisi korban, penanganan luka, hingga langkah evakuasi yang aman dan benar. Warga tampak antusias mengikuti setiap tahapan pelatihan, yang diharapkan dapat menjadi bekal penting dalam situasi darurat.
Melalui kegiatan ini, kepolisian berharap masyarakat tidak hanya menjadi pengguna jalan yang tertib, tetapi juga mampu berperan aktif sebagai penolong pertama saat terjadi kecelakaan, sehingga dapat membantu menyelamatkan nyawa.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar, serta mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat. Jun



